Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Gebrak anak muda Surabaya untuk kreatif selamanya

Gebrak anak muda Surabaya untuk kreatif selamanya
Surabaya - KoPi | Menjadi kreatif memang sangatlah mudah, apalagi bagi kaum muda. Namun, kreatifitas yang dimiliki jangan sampai hanya sekedar kepuasan diri sendiri. Kreatifitas yang dihasilkan harus bisa bermanfaat bagi dirinya dan juga  orang lain.

Dalam acara Kreatif Selamanya yang diselenggarakan  IC School pada sabtu (23/5), Ita Guntari selaku ketua Asapena Surabaya berharap kreatifitas pemuda Surabaya memberikan hasil yang nyata. Penyaluran kreatifitas tersebut bisa diaplikasikan dalam entepreneurship atau bisa disebut creativepreneur.

“Penyaluran kreatifitas anak muda itu penting, sehingga kreatifitas yang dimiliki tidak serta merta menjadi kepuasan diri sendiri. Padahal bisa bermanfaat untuk orang lain atau bisa menjadi penghasilan utama dirinya” ujar Ita.

Minat dan bakat yang dimiliki oleh anak tidak terbentur dengan sistem pendidikan di Indoensia. Menurut Ita, banyak institusi sekolah di Indonesia yang mulai menanamkan kreatifitas pada muridnya tapi tidak diaplikasikan dalam dunia nyata. sehingga Ita menilai hal tersebut menjadi percuma.

“Passion dalam diri seseorang jika difokuskan akan membentuk hasil yang sangat luar biasa. Anak muda tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk mencapai kesuksesan. Jika kreatifitas dalam dirinya di fokuskan dan disalurkan dengan cara yang baik” uajarnya.

Ita menilai saat ini banyak karya anak muda yang dilirik oleh pasar industri. Sehingga ini merupakan pintu masuk bagi anak muda untuk mengembangkan bakatnya.
“Kreatifitas itu sangat banyak, menggambar, menulis, bernyanyi, banyak sekali. Itu merupakan jalur penghaslina mereka jika diseriuskan. Ini bentuk supaya kreatifitas anak muda tidak hilang arah.” Tutur Ita.

“Pasar untuk penjualan sangat gampang. Jika ada niat dan keinginan pasti jalannya akan menjadi mudah” lanjutnya. | Labibah

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next