Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

FPI mengultimatum Polda Jabar agar menangkap Ketum GMBI

FPI mengultimatum Polda Jabar agar menangkap Ketum GMBI

KoPi| Front Pembela Islam melalui akun twitternya Ahad, (15/1) memberikan ultimatum yang ditujukan pada Polda Jabar dan LSM GMBI. Ultimatum yang disiarkan itu memberikan waktu 2 x 24 jam mulai Ahad 15 Januari 2016 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Januari 2017 pukul 00.00 WIB .

FPI menuntut Polda Jabar menahan Ketua Umum GMBI dan anak buahnya yang terlibat menyerang ulama dan para santrinya. Sementara cabang GMBI yang ingin berdamai diwajibkan minta maaf dan dipersilakan membubarkan diri.

FPI mengancam akan melakukan tindakan sendiri untuk membalas apa yang telah dilakukan LSM GMBI. bunyi Ultimatum tersebut sebagai berikut:

Polda Jabar harus menahan Ketum GMBI dan Gerombolannya yang Menyerang Ulama dan Santri. JIka Tidak, Jangan Salahkan Umat Islam Akan Cari dan Kejar Sendiri. Tegakkan Qisosh: Luka dibayar Luka, Darah dibayar Darah, Patah dibayar Patah, Nyawa dibayar Nyawa. Cabang GMBI yang mau Berdamai harus meminta maaf kepada umat Islam dan membubarkan diri. 

Sebelumnya FPI merasa difitnah oleh pemutarbalikkan fakta insiden yang terjadi setelah selesainya pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Jabar. Berikut adalah video versi FPI: 

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next