Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Fisipol UGM launching website pemantau media online

Fisipol UGM launching website pemantau media online

Jogjakarta-KoPi| Pasca reformasi ratusan media massa baru muncul. Tonggak kebangkitan media massa ini juga menjadi jalan bagi munculnya media online. Namun era 1999-an kala itu bukan menjadi tempat yang nyaman bagi sejumlah media online.

Banyak media online kala itu kalah persaingan dengan media konvensional, hanya beberapa yang mampu bertahan. Media yang mampu bertahan tersebut, kini di zaman digital merajai media online di Indonesia.

Namun Dosen Fisipol UGM Kuskrido Ambardi menilai kemunculan media online memang membawa dampak positif dan negatif sekaligus. Dampak posistif media online mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini dengan kecepatannya. Sementara dampak negatif, media online mempunyai kelemahan akurasi data.

“Ada empat efek buruk media online, kaburnya isu personal isu politik, akurasi dan trifialisasi media,” jelas Kuskrido saat diskusi launching web digi-jurnalism di Gedung University Club pukul 10.15 WIB.

Celah kekurangan dari media online ini menjadi bahan pertimbangan bagi para pakar jurnalisme. Dari hal ini, fakultas fisipol UGM menginisiasi hadirnya website baru 'digi-jurnalism'. Digi-jurnalism komunitas dan situs non-partisan yang menaruh konsern pada jurnalisme online dan media digital di Indonesia.

Sementara Manajer Tifa, Kristianto mengapresiasi baik Digi-jurnalism. “Tifa bangga bekerjasama dengan Fisipol UGM. Sebelumnya pemantauan media pada tahun 1999 melalui UU Pers, dengan 800 media baru yang muncul. Saat ini dengan digi-jurnalism ada pantauan jurnal media yang bagus,” kata Kristianto.

Digi-jurnalism mempunyai rubrikasi seputar jurnalisme yang meliputi rubrik Insight, Teroka, jendela, Kronika, Kompendia, dan Glosari. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next