Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Fisipol UGM launching website pemantau media online

Fisipol UGM launching website pemantau media online

Jogjakarta-KoPi| Pasca reformasi ratusan media massa baru muncul. Tonggak kebangkitan media massa ini juga menjadi jalan bagi munculnya media online. Namun era 1999-an kala itu bukan menjadi tempat yang nyaman bagi sejumlah media online.

Banyak media online kala itu kalah persaingan dengan media konvensional, hanya beberapa yang mampu bertahan. Media yang mampu bertahan tersebut, kini di zaman digital merajai media online di Indonesia.

Namun Dosen Fisipol UGM Kuskrido Ambardi menilai kemunculan media online memang membawa dampak positif dan negatif sekaligus. Dampak posistif media online mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini dengan kecepatannya. Sementara dampak negatif, media online mempunyai kelemahan akurasi data.

“Ada empat efek buruk media online, kaburnya isu personal isu politik, akurasi dan trifialisasi media,” jelas Kuskrido saat diskusi launching web digi-jurnalism di Gedung University Club pukul 10.15 WIB.

Celah kekurangan dari media online ini menjadi bahan pertimbangan bagi para pakar jurnalisme. Dari hal ini, fakultas fisipol UGM menginisiasi hadirnya website baru 'digi-jurnalism'. Digi-jurnalism komunitas dan situs non-partisan yang menaruh konsern pada jurnalisme online dan media digital di Indonesia.

Sementara Manajer Tifa, Kristianto mengapresiasi baik Digi-jurnalism. “Tifa bangga bekerjasama dengan Fisipol UGM. Sebelumnya pemantauan media pada tahun 1999 melalui UU Pers, dengan 800 media baru yang muncul. Saat ini dengan digi-jurnalism ada pantauan jurnal media yang bagus,” kata Kristianto.

Digi-jurnalism mempunyai rubrikasi seputar jurnalisme yang meliputi rubrik Insight, Teroka, jendela, Kronika, Kompendia, dan Glosari. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next