Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Festival Malioboro 2015 tingkatkan wisatawan Jogja

salah satu pertunjukan seni di Festival Malioboro 2015 salah satu pertunjukan seni di Festival Malioboro 2015

Jogjakarta-KoPi| Selama tiga hari sejak tanggal 24-26 Juli Dinas pariwisata DIY menggelar Festival Malioboro 2015 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. Festival Malioboro 2015 menampilkan pertunjukan seni seperti tarian etnik Indonesia dan fashion show. Bahkan untuk acara puncak Minggu, 26 Juli spesial penampilan Seventeen band dan Symphony Indonesia.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta menuturkan Festival Malioboro 2015 upaya mempromosikan kota Jogjakarta melalui ikon Malioboro. “ Malioboro sebagai ikon kota Jogja semua orang yang ke Jogja pasti ke Malioboro. Malioboro menjadi tempat jual beli aneka cinderamata, pernak-pernik dan aneka barang pedagang kaki lima”, papar Aris saat pembukaan Festival Malioboro 2015 kemarin malam pukul 20.30 Wib.

Secara terpisah Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata DIY, Putu Kertiyasa menerangkan hadirnya Festival Malioboro 2015 meningkatkan pengunjung ke Malioboro. Adanya ekspo menjadi daya tarik pengunjung. Terutama ekspo dengan stand batu mulia dan akik.

“ Destinasi wisatawan beragam kalau mancanegara tertarik pada pertunjukan seninya. Selain itu yang membuat meriah adanya lomba lesehan untuk mengenalkan kuliner lesehan Jogjakarta”, jelas Putu saat ditemui di kantor Dinpar siang tadi pukul 14.00 Wib.

Putu juga menambahkan Dinpar memiliki komitmen untuk semakin memajukan wisata Jogjakarta. Dinpar berupaya untuk membuka potensi wisata sesuai spesifikasi potensi masing-masing daerah.

“ Wisatawan Malioboro akan terkesan monoton, adanya event salah satu untuk menarik wisatawan. Sementara untuk pengembangan wisata kita terus mempromosikan objek wisata di Jogja. Pengambangan dengan spesifikasi Sleman untuk wisata edukasi, Kulonprogo untuk bisnis dan Gunung Kidul wisata alam”, papar Putu. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next