Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Fadli Zon diusulkan menjadi Presiden GOPAC

Fadli Zon diusulkan menjadi Presiden GOPAC

Jogjakarta-KoPi| Agenda penting penyelenggaraan GOPAC (Global Organizations Of Parliament Against Corruption) di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, 5-8 Oktober 2015 adalah pemilihan Presiden GOPAC. Menurut Ketua DPR RI, Setyo Novanto ada empat negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat Presiden GOPAC seperti Australia dan Indonesia.

Indonesia sendiri mengajukan nama Fadli Zon sebagai kandidat presiden GOPAC. Setyo meyakini kapasitas Fadli Zon dalam bidang hukum mampu menjadi bekal memerangi korupsi.

"Ini penting untuk memerangi korupsi, dia membidangi komisi 1 dalam masalah hukum. Ada pembekalan dan visi misi untuk kepentingan bangsa dan dunia dalam memerangi korupsi," jelas Seyta Novanto.

Selain itu, Setyo Novanto juga berkomitmen untuk berbenah diri membersihkan korupsi di dalam tubuh DPR .

"Ya kita sudah merumuskan bahwa korupsi musuh besar kita. Di kesekjenan maupun anggota dewan kita tindak secara disiplin, itu harus kita tindak secepat-cepatnya, ini kan kesepakatan kita bersama, " kata Setyo Novanto.

Melalui hasil pertemuan GOPAC ini, Setyo menegaskan akan menjadikannya pertimbangan rapat di dewan. Untuk perumusan pemberantasan grand corruption. Sementara untuk pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor, Setyo akan membahas sebagai target ke depan.

"Aturan hukuman mati, di negara kita tentu harus kita tetapkan kita masukan dalam target kita, pertemuan semua negara mempunyai dasar UU masalah korupsi. Ini menjadi musuh bersama," pungkas Setyo Novanto. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next