Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Eksekusi mati Mary Jane, "citra" Rejim Jokowi-JK

Eksekusi mati Mary Jane, "citra" Rejim Jokowi-JK

Jogjakarta-KoPi| Dalam waktu dekat pemerintah akan mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba Mary Jane. Beberapa kalangan aktivis HAM menganggap kasus Mary Jane bagian dari ketidakadilan di Indonesia.

Selama pemerintahan rejim Jokowi-JK pelaksanaan eksekusi mati sudah yang kedua kalinya. Sebagian kalangan aktivis HAM menilai eksekusi mati ini tidak menjadi indikator adilnya hukum di Inonesia.

Menurut Direktur Indonesian Court Monitoring (ICM) Tri Wahyu mengatakan penegakan hukum di Indonesia yang tidak berkeadilan. Hal ini terkait penegakan hukum kasus korupsi, pemerintah masih melempem dan terkesan tebang pilih.

Penegakan hukum yang berkeadilan merupakan amanat dari Nawacita progran Jokowi-JK. Namun dalam kenyataan hukum di Indonesia masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Untuk kasus di Jogja saja, tentang kasus Persiba yang merugikan 12 M itu melibatkan penguasa pengurus partai pusat, sudah jadi tersangka sejak sejak juli 2012 lalu. Namun aparat penegak hukum menahan saja tidak berani, tetapi bagi orang miskin mereka tegas sekali, jangan ini dianggap sebagai prestai dari rezim Jokowi-JK”, papar Wahyu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pusham UII, Sumiardi menegaskan pelaksanaan eksekusi mati tidak lantas menunjukan prestasi pemerintahan Jokowi-JK. Jangan dianggap citra agar terlihat bagi dunia internasional bahwa hukum di Indonesia tegas. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next