Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Dr.Nirajan: Buddha lahir di Nepal bukan India

Dr.Nirajan: Buddha lahir di Nepal bukan India

Borobudur- KoPi| Duta Besar Nepal untuk Indonesia Dr. Nirajan Man Song Basnyat mengatakan tengah menjajaki upaya kerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam bidang pariwisata. Hal ini disampaikannya dalam The Conference of Lumbini The Birthplace of Buddha di Hotel Manohara, Borobudur, Selasa 4 Juli 2017.

Dr. Nirajan mengungkapkan Buddha dilahirkan di Taman Lumbini, Nepal, namun masyarakat dunia lebih mengenalnya lahir di India. Sementara itu, Indonesia sendiri memiliki Candi Borobudur yang megah. Duta Besar untuk Indonesia, Malysia dan Filiphina tersebut berharap ada kerjasama pariwisata yang saling menguntungkan antarnegara.

"Saya berharap wisatawan Nepal bisa berkunjung ke Borobudur dan sebaliknya wisatawan Indonesia bisa datang di Taman Lumbini, kelahiran Buddha di Nepal." ujarnya.

Duta Besar untuk tiga negara Indonesia, Malaysia dan Filiphina tersebut juga meengatakan akan melaporkan hasil konferensi ini kepada Presiden Nepal agar tercapai sinergi yang lebih kokoh antarnegara.

Sementara, Suhartanto, Divisi Layanan Taman Wisata Candi Borobudur mengatakan menyambut baik upaya penjajakan kerja sama ini meskipun masih pada tahap awal.

Menurutnya hal itu bisa menjadi ajang promosi yang kuat untuk semakin memperkenalkan Candi Borobudur di dunia Internasional, terutama wisatawan Nepal.

"Wisatawan Nepal bisa berkunjung ke Magelang untuk melihat langsung kemegahan Candi Borobudur," katanya.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pelaku pariwisata Kabupaten Magelang dan Muspika serta pengelola Balai Ekonomi Desa ( Balkondes) Desa Borobudur.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next