Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

DPRD janji jembatani WTT dengan Pemda DIY

DPRD janji jembatani WTT dengan Pemda DIY

Jogjakarta-KoPi| Wakil Ketua DPRD DIY, Darma Setiawan berjanji akan menjembatani tuntutan warga WTT tentang penolakan pembangunan bandara baru ke Pemda DIY.

Dalam sambutan singkat kepada warga WTT yang menggelar aksi mogok makan di depan kantor DPRD siang tadi, Darma mendesak Pemda, terutama Gubernur DIY untuk memberikan penjelasan langsung dengan berkenan menemui warga WTT.
"Saya berjanji melalui DPRD DIY, akan menyampaikan ke Pemda DIY, kita sama-sama menyusun program yang bisa mensejahterakan kehidupan masyarakat, kalau bandara dibangun du Temon masyarakat dapat apa?," jelas Darma.

Secara langsung, Darma mengandaikan persoalan bandara Kulonprogo dengan pembangunan selokan mataram. Pihak Sultan Hamengkubuwono saat itu menjelaskan maksud dan tujuan pembangunan selokan mataram di hadapan seluruh rakyatnya. Respon masyarakat kala itu menyambut baik titah Sultan Hamengkubuwono IX.  Perumpaan inilah yang diharapkan dilakukan oleh pihak Pemda DIY saat ini.

"Itu waktu selokan mataram dibangun, masyarakat beramai-ramai melaksanakan dhawuh Ngarso Ndalem IX, dengan semangat menggali. Karena pada saat itu, Ngarso Ndalem menjelaskan tujuan yang jelas kepada masyarakat, itu (pembangunan bandara) yang akan kita tuntut ke pemerintah daerah," tambah Darma.

Komitmen Darma Setiawan akan mengawal kasus bandara Kulonprogo mendapat simpati dari warga WTT. Atas sambutannya, Darma mendapatkan sekarung hasil kebun warga Temon, Kulonprogo.

Sementara Humas warga WTT, Santos menanggapi adanya aksi mogok makan di kantor DPRD DIY secara pribadi upaya untuk mengetuk perasaan wakil rakyat terhadap apa yang dialami oleh rakyatnya.

"Iya karena dulu di Kepatihan (aksi di Kepatihan kantor Gubernur DIY), tanggapannya susah, ini (kantor DPRD DIY), karena wakil rakyat, bisa menyampaikan aspirasi," papar Santos.
|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next