Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

DPR masih tarik-ulur RUU Disabilitas

DPR masih tarik-ulur RUU Disabilitas

Sleman-KoPi| Komisi VIII DPR tengah menggarap RUU Disabilitas. Pada Kamis (25/6), DPR mengadakan rapat dengar pendapat umum yang mengundang berbagai elemen masyarakat.Salah satu perwakilan SIGAB, Joni Yulianto mengatakan rapat DPR dua hari yang lalu mengumpulkan masukan terkait isu-isu penting disabilitas. Isu-isu ini nantinya akan masuk menjadi draft.

“Saya memberikan tiga isu penting yakni isu politik, isu akses terhadap keadilan hukum dan adanya jaminan sosial”, papar Joni saat menghadiri  MoU Rintisan Desa Inklusi di Sendangtirto, Sleman pukul 12.30 WIB.

Perkembangannya dewan akan menetapkan RUU disabilitas sebagai Hak inisiatif dewan. Untuk pengesahannya sendiri paling cepat masa sidang selanjutnya sekitar bulan September 2015.

Joni menambahkan rapat dengan RUU Disabilitas kemarin masih terjadi tarik-ulur isu-isu penting disabilitas.
“ Kemarin kurang terbaca responnya seperti apa, mereka ada yang menampung isu sebagai masukan. Walaupun beberapa anggota dewan juga menanggapi serius. Salah satunya isu hukum seperti kasus perlindungan anak. Ada respon yang cukup positif namun forum itu hanya mendengar pendapat”, papar Joni.

Proses perjuangan RUU Disabilitas dimulai sejak tahun 2012. Pada tahun 2013 ditetapkan sebagai prolegnas. Pembahasan RUU Disabilitas menjadi prolegnas pada 2013. Namun belum ada tindak lanjut, hingga pada tahun 2015 ini masuk prolegnas tahun 2015.  

Meski tengah menjadi pembahasan DPR, Joni dkk tetap melakukan pengawalan terhadap RUU disabilitas.
“ Kita tidak hanya menunggu keputusan September nanti. Pasalnya untuk mengawal isu-isu penting yang dikhawatirkan bebepaa poin penting diabaikan oleh anggota dewan”, pungkas Joni.

RUU Disabilitas akan menjadi pedoman sekaligus perlindungan bagi penyandang disabilitas. Selama ini kaum difabel selalu mengalami sikap diskriminatif terstruktur oleh kelembagaan. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next