Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Dokter mata ini 'tertangkap basah'

Dokter mata ini 'tertangkap basah'

Surabaya-KoPi| Seorang dokter biasanya berpenampilan eksklusif, berjarak dari masyarakat atau pasiennya, dan akan terlihat asing oleh publik. Tidak aneh jika sebagian masyarakat memandang figur seorang dokter terkesan elitis, sulit bergaul dengan orang biasa. Akan tetapi dokter spesialis mata katarak ini berbeda. Ia tertangkap basah bergaul dengan masyarakat yang juga merupakan pasien-pasiennya dalam 'hobi'nya melakukan bakti sosial kesehatan mata.

Dokter mata ini adalah dr. Erry Dewanto, Sp.M. yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Pernah dokter ini melakukan operasi katarak dalam kegiatan sosial. Jumlah yang dioperasi katarak? Tidak satu atau sepuluh orang namun dokter berpenampilan tenang itu berhasil melakukan operasi katarak sampai 100 kali dalam sehari. 

Dokter Erry, sapaan akrabnya, sering ikut hadir dalam acara-acara bakti sosial terkait kesehatan mata. Setiap tahun rata-rata bisa melakukan kegiatan tersebut sebanyak 4 kali. Pada saat dokter-dokter lain sibuk dengan praktek pribadi, dokter Erry selalu menyempatkan untuk bersama masyarakat.

"Saya merasa keahlian saya dalam bidang operasi katarak, selain merupakan profesi kedokteran juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial," jelasnya kepada KoPi ketika ditemui beberapa waktu lalu.

Selain melakukan kegiatan bakti sosial, dr. Erry Dewanto, Sp.M. juga aktif memberikan pendidikan kesehatan melalui berbagai media, baik media massa online, radio dan fanpage. Menurutnya, kesehatan mata merupakan pilar fundamental dalam kehidupan. 

"Tanpa mata yang sehat, maka seorang individu menjadi tidak produktif dan tidak bahagia. Saya ingin semua masyarakat Indonesia memiliki mata yang sehat." 

Landasan nilai seperti itu yang menyebabkan cara memberikan pelayanan kesehatan di kliniknya juga bersifat lembut dan memanusiakan. Dari akun fanpage facebook dokter mata murah senyum itu, seorang ulama sepuh yang mengalami katarak menahun bisa disembuhkan oleh dokter Erry. Ulama tersebut memberikan doa yang dilantukan dan dituliskan.

"Saya merupakan dokter mata, menjalankan profesi yang mengutamakan dua hal yaitu baik keilmuan medis maupun teknologi, dan pelayanan dari hati."

Menurut dokter Erry dua hal tersebut menyatu begitu saja. Dokter yang membuka praktek di Kayon Health Center Jl. Kayon No. 3 Telp: 031-5344898 Surabaya ini mengaku ada kepuasan batiniah ketika para pasiennya bisa tersembuhkan secara baik.

"Your eyes your life," kata dokter Erry Dewanto. Ya benar bukan? Matamu kehidupanmu. Selamat bekerja untuk kesehatan mata masyarakat dok! |YP| 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next