Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Disbud terus genjot promosi museum Jogja

Museum Benteng Vredeburg Museum Benteng Vredeburg

Jogjakarta-KoPi| Dinas Kebudayaan Kota Jogja tengah meningkatkan upaya mendekatkan museum kepada masyarakat. Beberapa program yang telah berjalan seperti wajib mengunjungi museum denga bus wisata, renovasi dan fasilitas museum,dan membuat profil museum yang disebarkan melalui media massa.Di Jogjakarta sendiri terdaftar 42 museum dengan 33 diantaranya di bawah Badan Musyawarah Museum (Baramus).

Kepala Bidang Sejarah Purbakala Kota Jogja, Erlina Hidayati menjelaskan secasra khusus Dinas kebudayaan menggandeng tim kreatif Jogja untuk menjalin kerjasama. Khusus membicarakan perkembangan museum ke depan.

“ Kita undang mereka, kami berdsiskusi di situ, perkembangan museum seperti apa, menurut temen-temen dunia kretaif seperti apa yang layak,” kata Erlina.

Anggaran dana pembinaan museum menggunakan dana istimewa total menyentuh Rp 19 milyar. Alokasi dana untuk perbaikan dan pembangunan baru ruang museum. Seperti Museum pangeran Diponegoro di Tegalrejo.

“ Perbaikan fisik dan bangun baru, itu museum tidak layak bahan edukasi disangat kurang, kami bangun ruang audio kantor pegelola dan ruang koleksi,” tambah Erlina.

Sementara untuk optimalisasi pembinaan museum, tim dari Baramus DIY masih menunggu untuk ketentuan akreditasi museum. Melalui akreditasi museum diklasifikasi mana yang layak dijadikan museum maupun tidak.

“ Belum jelas akreditasi untuk instruksi lebih lanjut, nanti akan diklasifikasi maya yang layak jadi museum tau tidak, yang tidak akan kita bina lagi,” pungkas Erlina. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next