Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Dinsoskertrans kota percepat pemberlakuan KMS

Dinsoskertrans kota percepat pemberlakuan KMS

Jogjakarta-KoPi| Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota mencanangkan program Kartu Menuju Sejahtrera. Sebelumnya penggodokan program ini berlangsung beberapa bulan lalu. Namun penyelesaian kelengkapan program pada akhir Desember 2015.

Kepala Bidang, Dinsoskertrans Kota, Hadi Muhtar menjelaskan Pemkot memerintahkan segera memberlakukan progam KMS di tahun 2016. "KMS program Manfaat perlindungan dari Pemkot. Sebenarnya sudah selesai 31 Desember lalu, baru kami publikasikan sekarang, karena menyelesaikan data administrasi (kepesertaan KMS)," jelas Hadi saat konferensi pers di Humas Balaikota pada Senin, 18 Januari 2016.

KMS berafiliasi dengan program Jaminan Perlindungan Sosial yang telah diselenggarakan pemkot pada tahun 2014 lalu. Pada tahun 2014 lalu jumlah kepesertaan KMS sebesar 18.881 KK.

Dari jumlah verifikasi data yang masuk sebesar 26.153 KK. Sementara sebanyak 7.272 KK berasal dari usulan RT/RW setempat. Kepesertaan KMS hingga tahun 2015 ini mencapai 18.730 KK atau 14,39 dari total 410.880 jiwa se-kota Jogja.

Hadi mengakui terdapat penurunan dari tahun 2014 ke tahun 2015 sekitar 150 KK. Penurunan tersebut disebabkan karena seleksi administrasi. Sementara Kasi Strategi Pemasaran Dinsoskertrans Tri Maryatun menjelaskan salah satu parameter KMS dari indikator pendapatan keluarga.

"Tahun 2014 sebesar 18.881 itu dari kriteria nilai parameter, jumlah dari pendapatan dan aset keluarga. Kita batasi Rp 400.000- Rp 500.000 per bulan," jelas Tri.

Tri menjelaskan antara KMS 2014 dengan 2015 tidak ada perbedaan dalam sisi layanan. Justru pada tahun 2015 hingga 2016 pengoptimalan program KMS.

Program KMS memberikan layanan sosial kepada warga Kota Jogja. Berupa bantuan pendidikan, pengurusan kematian dan kesehatan. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next