Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Dinsoskertrans kota percepat pemberlakuan KMS

Dinsoskertrans kota percepat pemberlakuan KMS

Jogjakarta-KoPi| Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota mencanangkan program Kartu Menuju Sejahtrera. Sebelumnya penggodokan program ini berlangsung beberapa bulan lalu. Namun penyelesaian kelengkapan program pada akhir Desember 2015.

Kepala Bidang, Dinsoskertrans Kota, Hadi Muhtar menjelaskan Pemkot memerintahkan segera memberlakukan progam KMS di tahun 2016. "KMS program Manfaat perlindungan dari Pemkot. Sebenarnya sudah selesai 31 Desember lalu, baru kami publikasikan sekarang, karena menyelesaikan data administrasi (kepesertaan KMS)," jelas Hadi saat konferensi pers di Humas Balaikota pada Senin, 18 Januari 2016.

KMS berafiliasi dengan program Jaminan Perlindungan Sosial yang telah diselenggarakan pemkot pada tahun 2014 lalu. Pada tahun 2014 lalu jumlah kepesertaan KMS sebesar 18.881 KK.

Dari jumlah verifikasi data yang masuk sebesar 26.153 KK. Sementara sebanyak 7.272 KK berasal dari usulan RT/RW setempat. Kepesertaan KMS hingga tahun 2015 ini mencapai 18.730 KK atau 14,39 dari total 410.880 jiwa se-kota Jogja.

Hadi mengakui terdapat penurunan dari tahun 2014 ke tahun 2015 sekitar 150 KK. Penurunan tersebut disebabkan karena seleksi administrasi. Sementara Kasi Strategi Pemasaran Dinsoskertrans Tri Maryatun menjelaskan salah satu parameter KMS dari indikator pendapatan keluarga.

"Tahun 2014 sebesar 18.881 itu dari kriteria nilai parameter, jumlah dari pendapatan dan aset keluarga. Kita batasi Rp 400.000- Rp 500.000 per bulan," jelas Tri.

Tri menjelaskan antara KMS 2014 dengan 2015 tidak ada perbedaan dalam sisi layanan. Justru pada tahun 2015 hingga 2016 pengoptimalan program KMS.

Program KMS memberikan layanan sosial kepada warga Kota Jogja. Berupa bantuan pendidikan, pengurusan kematian dan kesehatan. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next