Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Delapan organisasi mahasiswa berikan pernyataan sikap hadapi situasi bangsa

Delapan organisasi mahasiswa berikan pernyataan sikap hadapi situasi bangsa

Jakarta-KoPi| Delapan organisasi mahasiswa nasonal PB PMII, PB HMI, PP PMKRI, PP GMKI, PP KAMMI, DPP IMM, PP KMHDI, PP HIKMAHBUDHI, Senin, 14 November 2016 melakukan silaturahmi di RM Handayani Prima-Matraman-Jakarta Timur untuk membuat pernyataan sikap.

Delapan organisasi mahasiswa tersebut sepakat berkumpul untuk merespon situasi sosial-politik saat ini yang tengah memanas dan mengancam keutuhan bangsa.

Salah satu ketua, Angelo Wake Kako (Ketua Pengurus Pusat PMKRI) mengatakan pentingnya pertemuan ini.

"Hari ini kita berkumpul untuk mempertontonkan persatuan dan solidaritas sebagai anak bangsa. Kita tidak terpolarisasi dalam hal apapun sebab kita sejak awal sepaham dengan kondisi bangsa dan bagaimana merawatnya," jelasnya.

Angelo juga Menyinggung penangkapan lima kader Himpunan Mahasiswa Islam pekan lalu oleh pihak kepolisian. Saat ini empat orang masih ditahan di Polda Metro Jaya.

"Kita turut bersolidaritas dan tidak meninggalkan sahabat kita yang berjuang. Lebih jauh pesan dan kesan kebersamaan dan persatuan sebagai anak bangsa akan kami tunjukkan kedepan."

Ketua PMKRI tersebut juga menegaskan agar masyarakat Indonesia agar tidak terpolarisasi.

"Kita hanya coba untuk dipecah belah. Dan desainnya ada, bagaimana agar bangsa ini kearah yang tidak baik. Untuk itu, semua kader PMKRI se Tanah Air kita tugaskan untuk menyerukan pesan kedamaian dan persaudaraan sejati. Sebab kita miris dengan kondisi saat ini, gaduh, panas dan banyak masalah yang kebablasan. Kita tidak ingin terjadi efek domino, untuk itu perlu gerakan menyejukkan bangsa." Tegas Angelo.

Pernyataan sikap

Dalam pertemuan satu setengah jam tersebut elemen kemahasiswaan yang tergabung di dalam kelompok Cipayung menyatakan sikap untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, sebagai berikut: 

1. Mengutuk kejadian Samarinda, 2. Mempertegas kasus Ahok adalah persoalan individu yang berkaitan dengan hukum, bukan persoalan agama dan politik, 3. Memastikan proses hukum Ahok berjalan dengan adil, objektif, profesional dll, 4. Menghimbau kepada masyarakat khususnya elite-elite politik, tokoh agama, tokoh pemuda, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga tegaknya NKRI dan Kebhinekaan,5. Mahasiswa tetap menjaga Kesatuan dan Persatuan dalam menjaga NKRI | Yesia Sinaga

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next