Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dana Desa masih untuk pembangunan infrastruktur

foto by andi foto by andi

Jogja-KoPi│Pembangunan infrastruktur desa masih perlu dilakukan ditahun 2016. Pembangunan infrastruktur desa yang sebelumnya pada tahun 2015 telah menyerap dana sebesar 85% dari dana desa, tahun ini akan menjadi prioritas kembali.

“Berdasarkan hasil evaluasi, infratruktur masih menjadi problematika di tingkat pedesaaan, sehingga prioritas penggunaan dana desa tahun 2016 masih tetap untuk pembangunan infrastruktur pedesaan,” jelas Anwar Sanusi, Sekjen Kemendes, saat diwawancarai di PSKK UGM, Sabtu (9/4).

Anwar Sanusi mengatakan kalau infratruktur sudah bagus, maka dana desa bisa diperuntukkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi, dalam artian orang-orang desa diharapkan melakukan organisasi atau perserikatan usaha sehingga bisa membangun usaha baru.”

Pembangunan infrastruktur pedesaan tahun ini berdasarkan pada Pembangunan infrastruktur Pedesaan berbasis padat karya yang bertujuan untuk menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja masyarakat yang ada di desa tersebut.

Menurut Anwar Sanusi, dana pembangunan infrastruktur pedesaan berbasis padat karya harus dapat menyerap tenaga kerja yang ada di dalam desa tersebut, dalam artian pembangunan infrastruktur pedesaan padat karya sejauh mungkin menggunakan bahan-bahan yang ada di dalam desa, dan jangan sampai uang desa tersebut lari keluar desa (desa lain) atau perkotaan.

Dana Desa sudah cair 7 Triliun

Dana Desa sebesar 7 Triliun dari 46,9 Triliun sudah cair tahun ini. Kabupaten-kabupaten yang telah memberikan laporan ke pemerintah pusat sudah menerima dana tersebut. Sebaliknya bagi kabupaten yang belum memberikan laporan maka belum mendapatkan dana tersebut. Menurut Sekjen Kemendes, Anwar Sanusi, “Hal ini dikarenakan kita juga menegakkan prinsip reward dan punishmen, artinya mereka yang tata keleolanya bagus kita segera cairkan.”

Pencairan dana desa tahun ini terbagi ke dalam dua tahap atau termin, yaitu 60% dan 40 % di bulan Maret dan Agustus. “Dengan adanya dana desa tersebut diharapkan perekonomian tumbuh, karena kita sudah melakukan perhitungan dengan dana desa sebesar 46,9 Triliun tersebut terdapat kalkulasi sebesar 1.800 juta masyarakat yang bisa lahir dari kegiatan padat karya dan pembangunan infrastruktur walaupun mereka tidak bekerja full,” jelas Anwar Sanusi.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next