Menu
BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

Prev Next

Buruh keluhkan BPJS kesehatan yang 'lambat'

smeaker.com smeaker.com

Jogjakarta-KoPi| Anggota dari BPJS Ketenagakerjaan, Luki Kristiawan menegaskan pentingnya pimpinan perusahaan mendaftarkan karyawannya ke BPJS kesehatan maupun ketenagakerjaan setelah 1 tahun aktif bekerja.

Hal itu semakin diperkuat dengan pelaksanaan PP Nomor 78 tentang Pengupahan, yang wajib melaksanakan peraturan yang ditetapkan dengan mendaftarkan semua karyawannya di BPJS.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi kota Yogyakarta, bila terdapat perusahaan yang nakal konsekuensinya maka dari pihak pemerintah akan memberikan “sanksi” pada perusahaan.  Kecuali 10 hari setelah penetapan perusahaan sudah memberi keterangan tertulis pada pemerintah (Pemkot Jogja),” kata perwakilan BPJS Ketenagakerjaan kota Jogja.

Namun persoalan BPJS Ketenagakerjaan pun memiliki kendala di lapangan. Menurut Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Tri Ag, dana pensiun BPJS Ketenagakerjaan masih sangat sedikit sebesar 3%.

“Saya seneng dengan BPJS Ketenagakerjaan, masalahnya terlalu 3% itu kecil, keinginannya tapi kan tidak hanya segitu , kalau 15 tahun pensiun, kan terasa kecil itu,” kata Tri Agus seusai sosialisasi UMK kota Jogja tanggal 18 November 2015.

Hal serupa juga terjadi di bagian BPJS Kesehatan, Tri Agus memaparkan administrasi yang berbelit-belit dalam pengurusannya.

“Kalau yang kesehatan itu ribetnya minta ampun, di samping itu prosedurnya harus kesini kesana, ribet kurang praktis, walaupun dari sisi sosial kurang baik, obatnya juga ribet, tapi ya cukup lumayan daripada tidak ada,” pungkas Tri.
|Cucuk Armanto|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next