Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

BNNP DIY: Rehab komponen masyarakat perlu dibenahi

BNNP DIY: Rehab komponen masyarakat perlu dibenahi

Jogjakarta-KoPi| Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP DIY akan melakukan penguatan terhadap tempat rehabilitasi, terutama rehabilitasi mandiri komponen masyarakat.

Rehabilitasi komponen masyarakat kebanyakan berbentuk pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Nurul Haromain, Sentolo Kulonprogo dan Yayasan Al- Islami, Kalibawang Kulonprogo.

dr. Iswandari menjelaskan penguatan rehabilitasi lebih mengarah pada kualitas dan manajemen tempat rehabilitasi.
"Dari BNN pusat dulu menekankan pada kuantitas, kepala saat ini mengedepankan sistem manajemen mutu. Target 2016, mutu dan kualitas lebih (baik)," jelas dr. Iswandari.

Secara umum dr. Iswandari menegaskan dari aspek fisik, semua tempat rehabilitasi di DIY telah memenuhi standar.
Hanya yang masih menjadi perhatian tentang SDM rehabilitasi komponen masyarakat.
dr. Iswandari mengaku konselor di beberapa rehabilitasi komponen masyarakat belum memiliki sertifikasi.

Ke depan bidang rehabilitasi akan memprogramkan pelatihan konselor rehabilitasi. Keseluruhan program ditanggung BNNP DIY, namun sertifikasi konselor menjadi tanggungan personal.
"Mereka bilangnya (pengasuh ponpes), sudah ahli. Nah tapi belum ada bukti sertifikasi," tambah dr. Iswandari.

Selain itu persoalan lain dari rehabilitasi mengenai keterbukaan keuangan lembaga.
Mengenai hal ini, dr. Iswandari mengharapkan rehabilitasi komponen masyarakat memiliki keterbukaan pengelolaan keuangan.

"Uang yang masuk sedikitnya kan uang negara, kemarin BPK periksa (belum terbuka)," pungkas dr. Iswandari. | Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next