Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bila mediasi kedua gagal, Tim Panitikismo buat rekomendasi ke Pengageng Panitikismo

Bila mediasi kedua gagal, Tim Panitikismo buat rekomendasi ke Pengageng Panitikismo

Jogjakarta-KoPi| Ketidakhadiran Eka Aryawan pada undangan mediasi Jumat tanggal 2 Oktober 2015, tidak menyurutkan langkah membuka mediasi kedua kalinya. Mediasi kedua akan dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2015.

Namun Tim Panitikismo, Acil Suyanto menjadikan mediasi kedua sebagai upaya terakhir dari Panitikismo Kraton. Acil mengultimatum agar Eka Aryawan hadir dalam mediasi kedua nanti.

Bila pun nanti berhalangan hadir, Tim Panitikismo akan merapatkan hasil evaluasi dari kedua mediasi untuk mencari solusi terbaik. Tim panitikismo akan tetap membuat rekomendasi kepada Pengageng Panitikismo Kraton, KGPH Hadiwinoto.

“Kami akan buat rekomendasi kepada pengageng KGPH Hadiwinoto, beliau yang akan menentukan, kami kasih rekomendasi apa dengan saran-saran, bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan,” jelas Acil saat ditemui di kantor Panitikismo.

Upaya mediasi yang dilakukan oleh Tim Panitikismo bertujuan untuk mempertemukan kelima PKL dengan Eka Aryawan secara pribadi dengan tanpa didampingi oleh kuasa hukum.

“Agar mereka bisa bicara hati- ke hati,” ungkap Acil.

Sementara kuasa hukum Eka Aryawan, Onchan Poerba mengatakan Eka Aryawan dengan kelima PKL sering melakukan pertemuan. Onchan menampik pertemuan Eka Aryawan dengan kelima PKL hanya saat pengurusan di Polsek pada tahun 2011.

“Klien saya sejak awal, berkali-kali ketemu, ketemu kedua pihak bermusyawarah kelurahan di kecamatan, itu semua secara pribadi bisa ketemu,” jelas Onchan melalui telepon. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next