Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Belum semua sekolah mengembangkan ekstrakurikuler robot

Kompetisi robot di Taman Pintar Kompetisi robot di Taman Pintar

Jogjakarta-KoPi| Untuk mengembangkan minat robotik di lingkup sekolah di Kota Jogja, Pemkot telah menganggarkan dana khusus ke sekolah-sekolah. Besaran dana tersebut belum diketahui secara pasti. Namun Guru Madrasah Mualimin, Fathul Mu'in menjelaskan bantuan pemerintah untuk sekolahnya mencapai sekitar Rp 10 juta setahunnya.

Anggaran tersebut untuk memfasilitasi ekstra kurikuler robot. Bahkan untuk pengembangan secara khusus madrasah telah memiliki dua grup robotik yang masing-masing diikuti oleh 40 siswa.

Fathul Mu'in menjelaskan adanya ekstrakurikuler robot ini untuk mewadahi minat siswa di bidang robot. "Banyak siswa yang senang dalam bidang ini, adanya klub mereka bisa berkembang."

Dalam kompetisi robotik di Taman Pintar kalin ini, Madrasah Mualimin menurunkan tiga tim. Terdiri dari tim robot analog dan robot programable.

Secara terpisah Kepala Seksi Pengembangan Keprogaman, Krismono Adjie mengatakan belum semua sekolah di Kota Jogja memilki klub robot. Hanya sekolah-sekolah tertentu. "Seperti SMPN 5 Yogyakarta, SMPN 6 Yogyakarta, dan SMA N 2 Yogyakarta," jelas Krismono.

Krismono mendorong agar ke depan banyak sekolah yang mempunyai ekstrakuikuler robot. Pasalnya kreativitas merakit robot ini mampu menjadi bekal ke perguruan tinggi nantinya.

Hal senada juga diungkapjan oleh Fathul Mu'in, salah seorang alumni Madrasah Mualimin pernah meraih juara kategori inovasi robot di Jepang pada tahun 2013 lalu.

"Dia dapat beasiswa dari sana, melanjutkan studi," pungkas Fathul Mu'in. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next