Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Belum semua sekolah mengembangkan ekstrakurikuler robot

Kompetisi robot di Taman Pintar Kompetisi robot di Taman Pintar

Jogjakarta-KoPi| Untuk mengembangkan minat robotik di lingkup sekolah di Kota Jogja, Pemkot telah menganggarkan dana khusus ke sekolah-sekolah. Besaran dana tersebut belum diketahui secara pasti. Namun Guru Madrasah Mualimin, Fathul Mu'in menjelaskan bantuan pemerintah untuk sekolahnya mencapai sekitar Rp 10 juta setahunnya.

Anggaran tersebut untuk memfasilitasi ekstra kurikuler robot. Bahkan untuk pengembangan secara khusus madrasah telah memiliki dua grup robotik yang masing-masing diikuti oleh 40 siswa.

Fathul Mu'in menjelaskan adanya ekstrakurikuler robot ini untuk mewadahi minat siswa di bidang robot. "Banyak siswa yang senang dalam bidang ini, adanya klub mereka bisa berkembang."

Dalam kompetisi robotik di Taman Pintar kalin ini, Madrasah Mualimin menurunkan tiga tim. Terdiri dari tim robot analog dan robot programable.

Secara terpisah Kepala Seksi Pengembangan Keprogaman, Krismono Adjie mengatakan belum semua sekolah di Kota Jogja memilki klub robot. Hanya sekolah-sekolah tertentu. "Seperti SMPN 5 Yogyakarta, SMPN 6 Yogyakarta, dan SMA N 2 Yogyakarta," jelas Krismono.

Krismono mendorong agar ke depan banyak sekolah yang mempunyai ekstrakuikuler robot. Pasalnya kreativitas merakit robot ini mampu menjadi bekal ke perguruan tinggi nantinya.

Hal senada juga diungkapjan oleh Fathul Mu'in, salah seorang alumni Madrasah Mualimin pernah meraih juara kategori inovasi robot di Jepang pada tahun 2013 lalu.

"Dia dapat beasiswa dari sana, melanjutkan studi," pungkas Fathul Mu'in. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next