Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Balai Latihan Kerja perlu memperkaya jenis pelatihannya

Balai Latihan Kerja perlu memperkaya jenis pelatihannya

Sleman-KoPi|Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sonny Sumarsono menyayangkan cara kerja pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah kepada masyarakat saat ini.

Balai Latihan Kerja sendiri adalah prasarana dan sarana tempat pelatihan untuk mendapatkan keterampilan atau tempat pendalaman keahlian individu dibidangnya masing-masing.

Dulu, BLK ini berada dibawah naungan Menteri Tenaga Kerja RI namun sekarang Balai Latihan Kerja (BLK) atau BLK Daerah (BLKD) saat ini berada di bawah naungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Tenaga Kerja di masing-masing daerah di Indonesia.

Sonny pun mengungkapkan bahwa output dari BLK saat ini stagnan selalu mengarah ke peningkatan sektor kerajinan masyarakat saja.

"Seharusnya tidak semua Balai Latihan Kerja ini mengarah ke kerajinan tapi peningkatan ke berbagai kemampuan. Namun kenyataan rata-rata BLK meningkatkan pada kerajinan, seperti pembuat bangunan, merakit motor dan lain-lain,"ujarnya saat mengisi Workshop FISIPOL UGM di Hotel East Parc, Selasa (29/8).

Padahal dalam menyambut bonus demografi 2025-2035, Sonny mengatakan kemungkinan tren pencarian pekerjaan akan berubah dan tidak melulu mengandalkan sektor kerajinan.

Ia pun mengkhawatirkan pada tahun terjadinya bonus demografi, BLK tidak mampu menyiapkan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Sehingga yang dikhawatirkan saat Bonus demografi nanti,70% penduduk Indonesia yang memiliki produkifitas tinggi namun mereka justru mengganggur,"ucapnya

Sonny menyarankan kepada pemerintah dalam menerapkan BLK ini perlu memperhatikan tren serta permintaan pekerjaan agar tidak berhenti pada sektor kerajinan. Seiring berjalannya waktu,pencarian pekerjaan mulai mengedepankan kemodernitas dan teknologi.

"Pada tahun 2035 trennya akan berbebda,sehingg pada seharusnya BLK berubah arah menjadi lebih modern,"tandasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next