Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

Balai Latihan Kerja perlu memperkaya jenis pelatihannya

Balai Latihan Kerja perlu memperkaya jenis pelatihannya

Sleman-KoPi|Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sonny Sumarsono menyayangkan cara kerja pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah kepada masyarakat saat ini.

Balai Latihan Kerja sendiri adalah prasarana dan sarana tempat pelatihan untuk mendapatkan keterampilan atau tempat pendalaman keahlian individu dibidangnya masing-masing.

Dulu, BLK ini berada dibawah naungan Menteri Tenaga Kerja RI namun sekarang Balai Latihan Kerja (BLK) atau BLK Daerah (BLKD) saat ini berada di bawah naungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Tenaga Kerja di masing-masing daerah di Indonesia.

Sonny pun mengungkapkan bahwa output dari BLK saat ini stagnan selalu mengarah ke peningkatan sektor kerajinan masyarakat saja.

"Seharusnya tidak semua Balai Latihan Kerja ini mengarah ke kerajinan tapi peningkatan ke berbagai kemampuan. Namun kenyataan rata-rata BLK meningkatkan pada kerajinan, seperti pembuat bangunan, merakit motor dan lain-lain,"ujarnya saat mengisi Workshop FISIPOL UGM di Hotel East Parc, Selasa (29/8).

Padahal dalam menyambut bonus demografi 2025-2035, Sonny mengatakan kemungkinan tren pencarian pekerjaan akan berubah dan tidak melulu mengandalkan sektor kerajinan.

Ia pun mengkhawatirkan pada tahun terjadinya bonus demografi, BLK tidak mampu menyiapkan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Sehingga yang dikhawatirkan saat Bonus demografi nanti,70% penduduk Indonesia yang memiliki produkifitas tinggi namun mereka justru mengganggur,"ucapnya

Sonny menyarankan kepada pemerintah dalam menerapkan BLK ini perlu memperhatikan tren serta permintaan pekerjaan agar tidak berhenti pada sektor kerajinan. Seiring berjalannya waktu,pencarian pekerjaan mulai mengedepankan kemodernitas dan teknologi.

"Pada tahun 2035 trennya akan berbebda,sehingg pada seharusnya BLK berubah arah menjadi lebih modern,"tandasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next