Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) mengadakan Jambore Nasional

Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) mengadakan Jambore Nasional

Jogja-KoPi| Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU) mengadakan Jambore Nasional 2017 yang diikuti 7000 kader UPPKS dari 6 provinsi di Jawa, bertempat di Alun-alun Utara, Sabtu (22/4).

Jambore yang diadakan selama dua hari (22-23 April) bertujuan untuk meningkatkan kualitas status, posisi, dan kondisi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) agar dapat mencapai kemajuan dalam pengelolaan kegiatan ekonomi produktif keluarga menuju keluarga sejahtera.

Menurut, Siswanto, SH.MM, Ketua Pelaksana Jambore AKU, acara ini menjadi ajang komunikasi para kader yang selama ini telah melakukan kegiatannya serta untuk memberikan keterampilan kepada kader yang diharapkan dapat membangun komitmen berbagai pihak pengelola program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, dan terwujudnya empat konsep keluarga yang menjadi tujuan.

Empat konsep tersebut meliputi keluarga berkumpul (reunutung), keluarga berkomunikasi (interacting), keluarga berdaya (empowering), keluarga peduli dan berbagi (caring dan sharing).

Selain itu, juga untuk mendorong pemerintah pusat mengembangkan efek berantai dalam mengambil kebijakan untuk mengembangkan pelayanan pemberdayaan ekonomi keluarga dan kelembagaannya menjadi basis pembangunan ekonomi masyarakat.

Jambore AKU dalam pelaksanaannya berdasar pada UU RI nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan kependudukan dan pembangunan pada pasal 47 yang dikemas dengan berbagai rangkaian acara.

Acara di dalamnya meliputi pameran UPPKS, kegiatan laku pandai, penyerahan bantuan sosial, bakti sosial, dan kegiatan lainnnya yang kemudian akan diakhiri dengan senam bersama.

Sementara itu, Menteri Sosial, Kofifah Indah Parawansa, saat membuka acara pameran AKU berharap agar pelaku UPPKS yang mengikuti jamboree ini dapat melihat pola yang dibangun oleh industri kreatif di Jogja, sehingga dapat menyebarluaskannya di daerah masing-masing.

“Harapannya pelaku-pelaku UPPKS ketika mereka mengikuti jambore ini, mereka akan bisa melihat pola yang dibangun oleh pelaku-pelaku industri kreatif di jogja. Saya rasa nilai tambah yang bisa dibawa pulang bukan hanya ketemu buyer bukan hanya membangun jejaring, tapi juga bagaimana sebuah inovasi dan kreasi dalam bangunan indutri kreatif, terutama dalam usaha mikro,” jelasnya

Ia juga berharap agar jambore ini dapat diadakan di daerah lainnya, sehingga dapat memberikan penguatan kepada ibu-ibu.

“Semoga pelaku UPPKS dan AKU akan terus bisa melanjutkan jambore yang berikunya, bisa dilakukan di tempat lain, sehinga bia memberikan penguatan untuk ibu-ibu di daerah lain”, pungkasnya.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next