Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Arsitektur pedoman membangun" budaya dan alam"

Arsitektur pedoman membangun" budaya dan alam"

Jogjakarta-KoPi| Arsitektur hasil perkawinan antara kebudayaan dan alam. Kelestarian arsitektur wujud keberlanjutan budaya dan alam. Namun seiringnya pembangunan khusus perkotaan kerap mengabaikan kedua aspek tersebut. Permasalahannya arsitektur seringkali dihadapkan pada desain pesanan pemikirya.

Ada kecenderungan untuk memisahkan desain yang berorientasi ke masa depan dengan masa lalu. Guna menselaraskan perlu penghayatan terhadap persolalan hidup, budaya maupun ruang arsitektur.

Keresahan itulah yang sekilas melatarbekangi workshop arsitektur SCAN#6 : 2105 bertajuk “ Finding the Fifth Element.. After Water, Earth, Wind, and Fire” pukul 09.00 WIB di Universitas Atma Jaya.

Melalui tema diharapkan mampu mengungkap makna arsitektur dari sudut pandang peneliti agar tidak berseberangan dengan disiplin ilmu lainnya. Penggalian lebih dalam tema mengarahkan untuk refinding the fifth element, berupa energi dasyat membangun arsitektur yakni dengan cinta.

Salah satu keynote speaker budayawan Romo Mudji Sutrisno, SJ memberikan tawaran konsep arsitektur pembangunan. Melalui makalahnya “Tesis-Tesis Strategi Kebudayaan” menjelaskan arsitektur berlandaskan pada komunikasi manusia dengan alam.

Komunikasi yang dibangun ibarat bunyi bahasa sebagai hasil artikulasi ruang-bangunan, bangunan- alam, dan manusia-alam.  Konsep, prinsip dan kearifan lokal perlu tetap diyakini sebagai pemandu perjalanan dalam konsep kearifan lokal.

“Konsep, prinsip dan kearifan lokal akan menjadi paugeran masyarakat khususnya arsitek tanpa mengindahkan peran ilmu modern dalam dinamika kebutuhan pemukiman”, paparnya.

|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next