Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Angka katarak Indonesia terus meningkat, ini penjelasan dokter Featured

Angka katarak Indonesia terus meningkat, ini penjelasan dokter
Surabaya–KoPi| Katarak masih menjadi penyebab kebutaan yang paling utama di Indonesia. Meski kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin tinggi, tidak diikuti dengan penurunan angka penderita katarak. Sebaliknya, angka penderita katarak di Jawa timur semakin tinggi.

“Saat ini ada kekhawatiran bahwa katarak di Jawa Timur akan menjadi masalah. Berdasarkan survei Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), angka kebutaan karena katarak di Jawa Timur meningkat, dari 3 persen menjadi 4 persen,” ungkap dr. Erry Dewanto, Sp.M., dokter spesialis mata dari klinik mata Erry Dewanto Center (Klinik Mata EDC).

Dokter yang dikenal gemar mengadakan aksi sosial tersebut mengatakan bisa jadi hal tersebut disebabkan karena metode survei yang baru. Saat ini survei dilakukan langsung oleh dokter mata, sedangkan survei sebelumnya dilakukan oleh perawat.

“Kalau dilakukan perawat sering banyak yang lolos. Begitu dilakukan survei langsung oleh dokter mata, ketahuan banyak yang punya masalah katarak. Makanya angkanya meningkat,” jelasnya.

Peningkatan memang terlihat di daerah di mana survei dilakukan langsung oleh dokter mata. Di daerah yang surveyornya bukan dokter mata, angkanya justru rendah. Tapi begitu disurvei ulang oleh dokter mata, angkanya jadi meningkat. Dan hal itu terjadi di seluruh Jawa Timur, sehingga penyebarannya hampir merata.

Dokter Erry menyebutkan besarnya angka tersebut akan menyebabkan cataract back log. Apakah cataract back log? Simak di 'Awas cataract back log'.|Amanullah Ginanjar W|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next