Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

7 tuntutan mahasiswa, salah satunya cabut Permendikbud No. 49

7 tuntutan mahasiswa, salah satunya cabut Permendikbud No. 49
Jogjakarta- KoPi| HMI cabang Jogja menggelar unjuk rasa Hari Pendidikan Nasional di Nol Kilometer sore tadi. Para mahasiswa menuntut pemerintah memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia. Mahasiswa tergabung dari universitas PGRI, ITY, dan STTNAS Jogja.
Menurut koordinator aksi Ibnu Amin menegaskan aksi ini sebagai refleksi terhadap sistem pendidikan di Indonesia.
 
Dalam aksi itu, ada 7 poin tuntutan mahasiswa kepada pemerintah. Pertama, mengimplementasikan pasal 31 UUD 1945. Ke dua, memberantas dan mengadili mafia pendidikan. Ke tiga, pemerataan distribusi guru ke seluruh Indonesia. Ke empat, menciptakan sistem pendidikan yang berdasarkan budaya Indonesia. Ke lima, revolusi mentalitas guru. Keenam, turunkan biaya pendidikan. Ketujuh, hapuskan peraturan Kemendikbud No. 49 tahun 2014.
 
“Berdasarkan pasal 31 UUD 1945, pada realitasnya pendidikan Indonesia tidak sesuai,  masih banyak masyarakat mendpatkan pendidikan yang tidak layak sesuai amanat pendidikan, amanat tidak dilaksanakan dengan benar. Juga sistem pendidikan kita, sis wa bersaing, berorientasi pada nilai”, papar Ibnu.
 
Padahal misi dari pendidikan untuk memanusiakan manusia namun dengan sisitem orientasi nilai mengarahkan manusia ke lapangan pekerjaan semata.
 
Selain itu Ibnu menambahkan peran guru juga patut mendapat evalusi. Tenga pendidik memerlukan revolusi mental. Melalui revolusi mental para guru mampu menciptakan suatu pendidikan yang berbasis pembelajaran bersama.
 
“ Dalam ruang kelas ajang belajr bersam-sama bukan untuk berlomba- lomba. Sehingga saat UN ada pelanggaran bocoran karena orientasi pendidikan ke nilai”, tambah Ibnu.
 
Dalam aksi unjuk rasa para mahasiswa sempat membakar ban. Meskipun tidak membuat kegaduhan yang berarti aksi sempat menganggu lalu lintas jalan raya.
|Winda Efanur FS|
back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next