Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

67% calon kepala daerah incumbent, indikasi pengekalan kekuasaan

67% calon kepala daerah incumbent, indikasi pengekalan kekuasaan

Jogjakarta-KoPi| Mantan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto menegaskan perlunya membangun kompetisi yang sehat terhadap pertarungan pilkada serentak Desember mendatang. Pasalnya dari 269 calon kepala daerah, sebanyak 170 orang merupakan calon incumbent.

"Yang mesti dibangun rakyat harus cerdas, sekarang 170 incumbent, sekitar 67% incumbent," kata Bambang Widjojanto seusai stadium general di Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya tanggal 16 November 2015.

Prosentase calon incumbent 67% yang tinggi mengindikasikan peluang adanya pengekalan kekuasaan untuk menguasai daerah. Rakyat sebagai pemilih harus cermat memilih calon kepada daerah yang memiliki kejujuran dan komitmen mensejahterakan masyarakat.

Bambang menjabarkan tiga klasfikasi memilih kepada daerah, "Track recordnya jelas, jangan tidak dikenal tapi tiba-tiba maju (pilkada), lakukan check in punya afiliasi dengan masyarakat, mengetahui dasar kebutuhan mereka (masyarakat), mereka (calon kepala daerah) tidak bisa menjawab kebutuhan mereka ya tidak bisa dipilih," tambah Bambang.

Terlebih lagi massa pilkada merupakan massa rawan, Bambang menyarankan masyarakat secara aktif melakukan mekanisme kontrol. Melihat praktek manipulatif kerap dilakukan semasa pilkada.

"Ini harus ada mekanisme kontrol masyarakat, sehingga muncul activism voters, aktif cek mandat yang diberikannya," kata Bambang. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next