Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

3 Juta lebih siswa SMA, SMK dan MA melaksanakan UN 2016

www.smkn1adw.sch.id www.smkn1adw.sch.id

Jakarta-KoPi| Ujian Nasional 2016 mulai digelar Senin (4/4) di seluruh Indonesia. Peserta UN kali ini mencapai 3.302.673 siswa yang terdiri dari siswa Sekolah Menegah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan dan Madrasah Aliyah (MA).

Menurut Nizam, Kepala Pusat Pendidikan Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan praktik ujian saat ini menggunakan UNBK ( Ujian Nasional Bebasis Komputer). Saat ini siswa yang menggunakan basis ini mencapai 927 ribu siswa atau 4.402 sekolah. Sebelumnya hanya 594 sekolah. Untuk sementara, di luar jumlah itu masih menggunakan UN berbasis kertas.

Kememdikbud terus mendorong agar pelaksanaan UNBK dapat dilaksanakan oleh seluruh sekolah di Indonesia. UNBK, meurut Nizam memiliki kelebihan dalam hal efisiensi dan menekan angka kecurangan. Sekolah juga tak perlu mengadakan peralatan komputer, namun hanya menggunakan peralatan yang tersedia. Jika tak mencukupi, bisa menggunakan peralatan di sekolah lain yang tidak melaksanakan UN. Demikian seperti yang dikutip dari Antara.

"Setiap tahun, kami membuat sekitar 170.000 soal untuk UNBK," tambah dia.

Peserta UNBK juga akan kesulitan berbuat curang karena soal yang didapat para siswa bersifat acak. Sehingga antara siswa satu dan lain, mengerjakan soal yang tidak sama.

Untuk pengawas, pada UN berbasis kertas ada dua pengawas di setiap kelas. Sementara untuk UNBK terdapat satu teknisi dan satu proktor yang memastikan siswa melaksanakan UNBK sesuai dengan prosedur. |Antara News|KoPi|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next