Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

20 siswa SMP di Batipuh dibekali ilmu jurnalistik

PELATIHAN JURNALISTIK – Sebanyak 20 siswa SMP di Kecamatan Batipuh mengikuti pelatihan jurnalistik yang diadakan Yayasan Annur Abdul Rahman Koto Laweh Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (8/1). Acara itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar. (Foto: IST.) PELATIHAN JURNALISTIK – Sebanyak 20 siswa SMP di Kecamatan Batipuh mengikuti pelatihan jurnalistik yang diadakan Yayasan Annur Abdul Rahman Koto Laweh Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (8/1). Acara itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar. (Foto: IST.)

Tanah Datar-KoPi| Sebanyak 20 siswa SMP di Kecamatan Batipuh mengikuti pelatihan jurnalistik tingkat dasar yang diadakan Yayasan Annur Abdul Rahman Koto Laweh Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (8/1). 

Tampil sebagai narasumber pelatihan itu, Muhammad Subhan, motivator kepenulisan dari Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang juga mantan wartawan salah satu koran harian tertua di Padang.

Pelatihan itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar, Drs. Indra Kesuma, M.Pd., yang mengatakan dirinya sangat mendukung kegiatan tersebut. Lewat pelatihan itu, siswa lebih mengenal bagaimana proses kerja redaksi sebuah media massa.

“Bukan berarti kelak siswa harus menjadi wartawan, bukan. Ilmu menulis ini sangat penting untuk diaplikasikan di berbagai bidang pekerjaan,” ujar Indra Kesuma.

Dikatakannya, pihak Dinas Pendidikan Tanah Datar memberikan apresiasi kepada Yayasan Annur Abdul Rahman Koto Laweh Batipuh yang sejak berdiri aktif melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di Batipuh.

“Bukan saja silat dan seni tradisi lainnya, tapi yayasan telah merambah ke banyak bidang pengembangan SDM masyarakat, di antaranya keterampilan menulis ini,” tambah Indra Kesuma.

Pimpinan Yayasan Annur Abdul Rahman Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, S.H, M.H., mengatakan, pelatihan jurnalistik itu dalam rangka membekali siswa untuk terampil tulis menulis dan menerbitkan karya di media massa. 

“Banyak siswa yang mampu menulis tapi tidak ada yang mewadahi dan tidak tahu bagaimana caranya menerbitkan karya di media massa,” kata Mustafa Akmal yang juga wartawan di salah satu koran harian di Padang.

Sementara itu, narasumber pelatihan, Muhammad Subhan, menyampaikan materi pengenalan sistem kerja redaksi sebuah koran, syarat menjadi wartawan, teknik fotografi dan kiat mengirim tulisan ke media massa.

“Benar, banyak siswa yang berbakat menulis, tapi tidak tahu cara mengirim tulisan ke media. Cara-cara itu dibagi di sini,” ujar Muhammad Subhan.

Pelatihan berlangsung mulai pukul 9.00 WIB hingga 14.00 WIB. Acara yang dipandu Ilham Mustafa, Dosen IAIN Bukittinggi itu, diselingi dengan tugas menulis berita dan makan siang bersama. (rel)

 

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next