Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Susi Pudjiastuti optimis hasilkan Rp 200 Trilyun per tahun

Susi Pudjiastuti optimis hasilkan Rp 200 Trilyun per tahun

Jakarta-KoPi- Susi Pudjiastuti kembali memberikan pernyataan optimisnya dalam akun FBnya (8/11) bahwa Indonesia akan mendapatkan hasil dari sektor laut mencapai Rp 200 Trilyun per tahun.

Angka itu berdasarkan asumsi luas peraian Indonesia yang mencapai 85 ribu Km garis pantai. Susi mengatakan Pangandaran tempat asalnya memiliki luas garis pantai 91 Km, bisa mengekspor hasil laut sekitar US$ 20 juta hingga US$ 30 juta per tahun.

"Coba bandingkan dengan perairan Indonesia yg memiliki panjang garis pantai 85ribu Km, bayangkan kalau dikalikan itu saja, ini huge money.. Dengan asumsi ini potensi pendapatan dari hasil laut kita bisa mencapai US$ 18,7 Milliar atau sekitar Rp 200 Triliun per tahun."

Menteri Kelautan dan Perikanan yang tengah jadi idola ini optimis bisa tercapai asal tata kelola bisa dilakukan dengan baik.

"Kalau tidak Indonesia nanti gigit jari," pungkasnya.

back to top