Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Menteri Susi: Babat para pencuri ikan asing!

Menteri Susi: Babat para pencuri ikan asing!
Jakarta-KoPi. Menteri perikanan dan kelautan, Susi Pudjiastuti, telah menyusun program 100 hari kementeriannya. Salah satunya adalah babat para pencuri ikan luar negeri yang merugikan negara.

Menteri Susi menyatakan bahwa program 100 hari selain meneruskan program pemerintahan sebelumnya, pada 100 hari ke depan akan berfokus pada pemberantasan pencurian ikan.

Menurutnya, kerugian negara sangat besar sekali. Pendapatan dari perikanan laut yang hanya rata-rata 6 juta per bulan sungguh menyakitkan hati.

"Perusahaan yang menangkap ikan secara ilegal akan saya babat!" Ungkap Susi.

Oleh karenanya Susi akan melakukan pendataan kapal-kapal yang beroperasi di perairan Indonesia. Data tersebut akan digunakan untuk mengontrol kapal-kapal yang masuk ke Indonesia, telah memiliki ijin atau tidak.

"Kapal (laut, red) bisa dipantau, seperti kapal udara," tegas menteri berwajah tegas itu.

Beberapa waktu lalu saat koordinasi dengan para dirjen dan pimpinan di kementerian perikanan dan kelautan, Menteri Susi sangat gusar dan marah. Hal tersebut disebabkan oleh laporan yang tidak bisa diterima oleh akal sehat.

Susi Pudjiastuti bertekat menjadikan sektor perikanan dan kelautan sebagai salah satu tumpuan dari pertumbuhan ekonomi nasional. Bagaimana tidak, luas lautan yang mencapai 70 persen total wilayah Indonesia selama ini tidak memberi banyak penghasilan bagi bangsa.*

 

*E. Hermawan

back to top