Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Agenda Tol Laut Jokowi

Agenda Tol Laut Jokowi

KoPi-Program Tol Laut yang diwacanakan pemerintahan Jokowi ternyata tidak hanya mengenai pembangunan beberapa pelabuhan. Program ini akan terintegrasi dengan beberapa pembangunan lainnya seperti perluasan jaringan rel kereta serta persiapan armada truk dan bus yang lebih berkompatibel. Hal itulah yang coba dijelaskan Jokowi dalam akun facebooknya Jumat (14/11).

Jokowi berharap, dengan adanya mobilitas yang tinggi dari sistem logistik berbasis laut ini, perekonomian masyarakat Indonesia yang sehat pun akan tumbuh.

“Kepadatan penduduk di Jawa akan dipecahkan bila wilayah-wilayah kantung ekonomi dibangun secara merata di luar Jawa terutama wilayah Indonesia timur. Pusat-pusat dagang dibangun, pertanian diperluas diversifikasinya, perikanan ditingkatkan penghasilannya dan pelabuhan-pelabuhan ramai lalu lintas kontainer berisi barang-barang bisa disebar secara merata sehingga pasar-pasar hidup, ekonomi berputar cepat” jelas Jokowi.

Bagi presiden ke-7 Indonesia ini, percepatan ekonomi bangsa Indonesia harus sesuai dengan irama percepatan ekonomi internasional, baik di kawasan ASEAN, Asia Pasifik dan bahkan Ekonomi Dunia. Dan agenda Tol Laut adalah jawaban pertama percepatan pertumbuhan tersebut.

Agenda Tol Laut merupakan program yang mempersiapkan pelabuhan baik secara sistem maupun infrastruktur, agar nantinya dapat melayani kapal berukuran besar. Kapal-kapal besar cukup membongkar-muat barang, setelah itu mereka bisa melanjutkan perjalanan tanpa harus berganti kapal berukuran kecil. Inilah yang menyebabkan program Tol Laut tidak hanya persoalan di pesisir tetapi juga mendalam hingga ke daratan.

Jokowi telah mengungkapkan hal ini dalam diplomasi dunia internasional. Ia merasa konflik-konflik antar negara di kawasan tertentu akan dapat selesai dengan sendirinya jika ada semangat saling pengertian dan saling menguntungkan antar negara-negara tersebut.

“Dan kita bisa hidup dengan bahasa Ko-Eksistensi, saling mengakui dan menghormati keberadaan masing-masing dalam pergaulan dunia internasional,” pungkasnya. |Anisah Haidaratul Hanifah|

back to top