Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Alur Pelayaran Barat Surabaya sokong visi maritim

Alur Pelayaran Barat Surabaya sokong visi maritim
Surabaya – KoPi | Salah satu program andalan Presiden Joko Widodo mulai terealisasi. Tol laut yang diharapkan memperkuat visi maritim Jokowi sudah mulai beroperasi sejak Maret lalu. Tol tersebut menghubungkan Sorong dan Waisai, Papua, serta Surabaya dengan Makassar. Kedua pelabuhan tersebut melayani pelayaran berjadwal dengan rute pendek dan melayani angkutan logistik serta manusia.
 

Kini, realisasi program tersebut semakin menjadi kenyataan dengan pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan pembangunan Terminal Teluk Lamong. Kedua pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). 

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surkjanto menyatakan pembangunan Terminal Teluk Lamong tersebut akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim. Hal itu diungkapkan Djarwo dalam kunjungan Jokowi ke Terminal Teluk Lamong untuk meresmikan revitalisasi APBS (22/5).

“Revitalisasi APBS ini diharapkan menjadi pemicu bangkitnya sektor maritim Indonesia, khususnya di bidang logistik dan kepelabuhanan,” ungkap Djarwo.

APBS merupakan akses masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. Revitalisasi ini dilakukan dengan menambah kedalaman dan lebar kawasan. Sebelumnya, APBS hanya memiliki kedalaman minus 9,5 meter Low Water Sping (LWS)dan lebar 100 meter. Akibatnya kapal yang bisa masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak hanya terbatas pada kapal ukuran 15 ribu Deadweight Tonnage (DWT).

“Setelah direvitalisasi kini kedalaman APBS mencapai minus 13 meter LWS dan lebar 150 meter. Nantinya kapal-kapal hingga ukuran 80 ribu DWT juga akan bisa masuk ke Tanjung Perak dan sekitarnya,” jelas Djarwo.

Djarwo menambahkan, kondisi saat ini akan memungkinkan Pelabuhan Tanjung Perak membuka jalur pelayaran langsung menuju China dan negara-negara lain.

 

back to top