Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Sebuah sarang burung robohkan sebuah pohon

Sebuah sarang burung robohkan sebuah pohon

Beijing-KoPi, Sebuah sarang burung dengan berat lebih 2000 pon (907 Kg) dipercaya menjadi sarang burung terbesar se dunia, telah merobohkan sebuah pohoh yang menjadi tempatnya, berdasarkan yang dilaporkan Wired Magazine akhir-akhir ini.

Kebetulan, struktur inti dari sarang tersebut masih utuh karena disangga oleh cabang-cabang pohon.

Sarang tersebut panjangnya 6 meter, lebarnya 4 meter dan tingginya 2 meter, ditemukan di dataran gersang antara Afrika Selatan dan Namibia.

Ahli Biologi Gavin Leighton dari Miami University mengatakan bahwa sarang tersebut mempunyai 100 lubang di dalamnya yang mungkin bisa menampung 500 burung.

Dia mengatakan bahwa sarang burung tersebut mungkin telah ada lebih satu abad.

Tapi karena air hujan yang lebat menyerap ke sarang tersebut saat musim panas ini dan melewati batas berat maksimal yang bisa disangga oleh pohon tersebut, beberapa bagian sarang tersebut rusak ketika pohon tersebut roboh.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top