Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Rencana pembelokkan JJLS DIY merupakan pemborosan anggaran

SkyscraperCity SkyscraperCity

Jogja-KoPi|Wahana lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik keras pembelokkan jalan jalur lintas selatan (JJLS) di barat Yogyakarta yang mengarah ke bandara baru Kulonprogo.

Ketua WALHI Halik Sandera mengatakan rencana pembelokkan JJLS yang dicanangkan pemerintah tidak hanya berdampak pada pengambilan lahan warga ,namun juga berakibat ke pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

"Pembelokkan JJLS ini selain mengambil lahan warga, pembelokkan juga dapat berakibat ke pemborosan APBN,"katanya saat diwawancarai di WALHI Yogyakarta,Selasa (20/6).

Ia menjelaskan sebelum rencana pembelokkan , pemerintah sudah berencana untuk membangun JJLS dan sudah melalui proses izin lingkungan.

Izin lingkungan ini dibuat untuk mengikat JJLS dengan ketentuan jalur tidak boleh diubah sesuai yang termuat pada izin lingkungan yang sudah dibuat. Pada waktu pembuatan izin lingkungan, JJLS tidak membelok ke Bandara baru.

Adanya perubahan jalur JJLS yang semula dari arah Purworejo kearah kota Wates, dibelokkan dan masuk jalur ke bandara baru ,tentunya harus mengubah kembali dan memperbarui izin tersebut. Ia pun menilai rencana ini justru menghabiskan uang anggaran negara.

"Dengan adanya rencana pembelokkan ini maka JJLS harus dibuat izin lingkungan yang dirubah. Selanjutnya tinggal infrastruktur mana yang dikorbankan,jika JJLS harus dikorbankan maka izin lingkungan,"imbuhnya.

Berkaitan dengan perubahan JJLS, Halik menjelaskan pemerintah harus mengeluarkan dan menambahkan anggaran yang cukup besar untuk memperbarui izin lingkungan.

Ia juga menerangkan pembangunan JJLS saat ini dibantu oleh hutang dari luar negeri. Pembelokkan ini justru akan menambah hutang indonesia lebih banyak.

" Dana yang dikeluarkan akan sia -sia dan ini akan menambah anggaran .Apalagi JJLS,didukung oleh hutang luar negeri,tanggungan hutang indonesia pun akan semakin besar,"terangnya.

Ia pun menghimbau kepada pemerintah untuk meninjau ulang kembali baik itu rencana pembelokkan JJLS dan JJLS sendiri. Karena ia menuturkan JJLS ini kedepannya akan memiliki dampak yang besar kepada lingungkan.

"JJLS juga memiliki dampak yang cukup besar seperti pantura,yang nantinya jalur dipakai untuk jalur industri dan tentunya ini akan berdampak ke lingkungan sekitar,"pungkasnya.| Syidiq Syiful Ardli

back to top