Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Produksi sampah Jogja 200 Ton per Hari

Produksi sampah Jogja 200 Ton per Hari

Winda Efanur FS


Yogyakarta-KoPi, Bagi kota besar-besar di Indonesia persoalan sampah menjadi sorotan yang serius. Tak terkecuali di Kota Yogyakarta, kota yang terkenal dengan sebutan kota budaya belum lepas dari masalah sampah.

Penanganan sampah Yogyakarta ditangani oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH). BLH beroperasi di bawah peraturan daerah tentang pengelolaan sampah. Pada tahun 2012 pemerintah kota Yogyakarta mengeluarkan peraturan terbaru Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah.

Menurut Bidang Kebersihan BLH Udi Santoso mengatakan sampah adalah tanggunh jawab bersama. BLH sering menyelenggarakan sosialisasi dan kampanye masyarakat bersih. Selain itu dari Dinas Ketertiban menurunkan pamong praja melakukan pengawasan di 400 ruas jalan strategis.

Namun sepanjang pengamatan koranopini.com wilayah popular turis seperti alun-alun utara dan kidul masih dijumpai sampah. Bahkan di sudut alun-alun kidul terdapat TPS yang menumpuk.

Menurut warga Suryowinatan, Kancil yang membuang sampah di TPS tersebut mengatakan kondisi kotor dan menumpuk karena volume sampah banyak. Sebelumnya pagi sekitar jam 07.00 keadaan bersih sudah diangkut oleh BLH.

Di Yogyakarta sendiri tersebar 75 TPS dan setiap harinya memasok sekitar 200 ton sampah ke TPA Piyungan, Bantul.

 

 

 

back to top