Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Produksi sampah Jogja 200 Ton per Hari

Produksi sampah Jogja 200 Ton per Hari

Winda Efanur FS


Yogyakarta-KoPi, Bagi kota besar-besar di Indonesia persoalan sampah menjadi sorotan yang serius. Tak terkecuali di Kota Yogyakarta, kota yang terkenal dengan sebutan kota budaya belum lepas dari masalah sampah.

Penanganan sampah Yogyakarta ditangani oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH). BLH beroperasi di bawah peraturan daerah tentang pengelolaan sampah. Pada tahun 2012 pemerintah kota Yogyakarta mengeluarkan peraturan terbaru Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah.

Menurut Bidang Kebersihan BLH Udi Santoso mengatakan sampah adalah tanggunh jawab bersama. BLH sering menyelenggarakan sosialisasi dan kampanye masyarakat bersih. Selain itu dari Dinas Ketertiban menurunkan pamong praja melakukan pengawasan di 400 ruas jalan strategis.

Namun sepanjang pengamatan koranopini.com wilayah popular turis seperti alun-alun utara dan kidul masih dijumpai sampah. Bahkan di sudut alun-alun kidul terdapat TPS yang menumpuk.

Menurut warga Suryowinatan, Kancil yang membuang sampah di TPS tersebut mengatakan kondisi kotor dan menumpuk karena volume sampah banyak. Sebelumnya pagi sekitar jam 07.00 keadaan bersih sudah diangkut oleh BLH.

Di Yogyakarta sendiri tersebar 75 TPS dan setiap harinya memasok sekitar 200 ton sampah ke TPA Piyungan, Bantul.

 

 

 

back to top