Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Keindahan Dewi Kwan-Im terancam pengembang

Keindahan Dewi Kwan-Im terancam pengembang
Surabaya – KoPi | Patung Dewi Kwan Im dan patung Buddha empat wajah (Four-Faced Buddha) yang berada di tepi pantai Kenjeran merupakan daya tarik utama kawasan wisata Kenjeran Park. Patung Dewi Kwan-Im yang berada di dalam Sanggar Agung lebih impresif karena berada tepat di tepi laut. Umat Konghucu yang berdoa di dalam kuil tersebut sekaligus bisa menikmati keagungan sang Dewi yang berlatar belakang laut lepas.
 

Namun keindahan tersebut sepertinya tidak akan bertahan lama. Pengembangan perumahan di kawasan Surabaya Timur terus menggerus kawasan pesisir pantai. Tambak-tambak yang berada di Pantai Timur Surabaya diambil alih oleh pengembang dan diuruk. Kelak, bermacam perumahan elit akan menempati kawasan tersebut.

Sayangnya yang tidak dapat dilihat oleh pengembang adalah bagaimana efek pembangunan perumahan tersebut pada pariwisata. Kawasan Kenjeran Park yang menjadi destinasi wisata warga Surabaya tidak akan bisa lagi melihat indahnya pantai atau mendengar suara ramai burung pesisir. Sebaliknya, yang akan dilihat warga Surabaya adalah kawasan wisata berlatar belakang perumahan elit. 

Pengurus Sanggar Agung, Maria, mengatakan tidak ada pengaruhnya apakah pengembang membangun perumahan di pesisir Timur Surabaya. Menurutnya kawasan tersebut di luar tanggung jawab pihak pengurus Kenjeran Park. 

“Lagipula, Sanggar Agung sebenarnya merupakan tempat ibadah, namun menerima siapa saja yang ingin berkunjung,” ujarnya.

Pemerintah Kota Surabaya sendiri sudah menetapkan aturan agar pengembang perumahan tidak terlalu melakukan ekspansi ke kawasan pantai. Namun tampaknya aturan tersebut tidak diindahkan pengembang. Berbagai tambak dan lahan di kawasan pantai Timur Surabaya telah dikavling oleh pengembang.

back to top