Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Bencana asap Riau akan lumpuhkan SDM Indonesia

Image from Goriau.com Image from Goriau.com
Surabaya - KoPi | Asap Riau yang menjadi sorotan permasalahan lingkungan di Indonesia masih terus berlangsung. Hingga saat ini, jumlah korban yang berjatuhan akibat paparan asap tersebut telah mencapai 57.000 orang. 10 diantaranya meninggal dunia diakibatkan penyakit ISPA.

Mengomentari bencana tersebut, Dr. R. Azizah, Ahli Kesehatan Lingkungan menyesalkan penanaganan yang lambat. Baginya, saat ini penanaganan yang harus dilakukan pemerintah adalah menurunkan seluruh elemen untuk terlibat dalam menangani bencana asap tersebut.

“Semua ahli, masyarakat, LSM, Pemerintah bahu membahu untuk menangani akar permasalahan asap Riau ini. Harus ada aksi nyata. Jangan menunggu, buat peta penyelesaian, cari akar permasalahan dan recovery daerah yang terkena dampaknya” ujar Azizah kepada KoPi.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyrakat Universitas Airlangga ini mengatakan dampak asap di Riau menimbulkan kerusakan di tiga pilar. Tidak berlanjutnya lingkugan, tidak berlanjutnya ekonomi dan tidak berlanjutnya sosial.

Menurut Azizah, Elemen yang terlibat dibalik asap Riau ini tidak menghiraukan pilar lingkungan dalam tahap pembangunannya. Maka terjadilah bencana asap riau yang mengancam jutaan penduduk di Riau.

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani becana ini dinilai masih sangat minim. Belum banyak keterlibatan para ahli dalam menangani bencana yang akan menyebabkan  kualitas Sumber Daya terancam.

“Jika asap secara terus menerus terpapar oleh manusia, maka akan ada perusakan dalam organ tubuhnya. Masyarakat akan sakit, tidak bisa bekerja, pelumpuhan ekonomi. Maka ini kendala yang akan mengancam masyarakat Riau selanjutnya” tutur Azizah.

“Kita semua harus bergerak bantu masyarakat Riau. Apapun latar belakang kita, pertolongan sangatlah dibutuhkan oleh mereka.” Tutupnya. | Labibah

back to top