Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Aktivis lingkungan Surabaya sambut kebijakan "Kantong Plastik Berbayar"

Aktivis lingkungan Surabaya sambut kebijakan "Kantong Plastik Berbayar"

Suabaya-KoPi| Kebjakan Kantong Plastik Berbayar yang rencana digulirkan Pemerintah mulai 21 Februari 2016 mendapat dukungan dari masyarakat. Terbukti dari hasil sementara jajak pendapat yang dilakukan Kementerian LHK sejak 5 Februari 2016, dimana dari 7.974 responden, 87,2% setuju dengan program kantong plastik berbayar. Kebijakan Kantong Pastik berbayar didasarkan pada Surat Edaran Nomor: SE-60/PSLB3-PS/2015 tanggai 17 Desember 2015 tentang langkah Antisipasi Penerapan Kebijakan Kantong Plastik Berbayar pada Usaha Retail Modern.

Kebijakan tersebut akan diuji cobakan muai 21 Februari – 5 Juni 2016. Dan ujicoba dilakukan di 22 Kota dan DKI Jakarta, termasuk Surabaya. Setelah itu direncanakan kebijakan Kantong Plastik Berbayar akan diatur dalam Peraturan Menteri. Kebijakan pengenaan Kantong Plastik Berbayar ini juga sejalan dengan amanat UU No.18 Tahun 2008 terutama pada pasal 19 dan 20. Kebijakan kantong plastik berbayar juga dimaksudkan untuk mendorong perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan kantong plastik

Kebijakan kantong plastik berbayar merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik, khususnya Kantong Plastik. Jambeck et al (2015) menyebutkan Indonesia menduduki peringkat kedua penyumbang sampah plastik ke Laut setelah Cina. Fakta dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Di Surabaya, sampah plastik tahu, 2008 hanya 5,6%, meningkat menjadi 10% pada tahun 2012 dan saat ini sekitar 17,5%. Dan sekitar 3% dari sampah plastik tersebut adalah kantong plastik.

plastik2

Sampah kantong plastik diketahui memberi dampak terhadap biota terutama di laut. Setiap tahun Jutaan biota laut mati karena terjerat atau menelan sampah plastik. Sampah Plastik, terutama mikroplastik yang mengambang di laut akan dimakan oleh satwa dan ketika ditelan dapat menyumbat saluran pencernaan. Di pantai Timur Surabaya, ribuan anak mangrove yang baru ditanam mati terlilit sampah kantong plastik. Tahun 2013, jerapah di Kebon Binatang Surabaya mati, setelah dibedah di dalam lambungnya ada 20 kg plastik.

Kantong plastik akan memberi dampak buruk terhadap lingkungan karena butuh waktu 100-500 tahun untuk bisa terurai di alam. Selain itu kantong plastik ternyata bisa memberi dampak kesehatan bagi manusia. Juli 2009 Badan POM RI mengeluarkan peringatan hati-hati menggunakan kantong plastik terutama yang berwarna, karena temuan Badan POM asal bahan bakunya dari bekas kemasan limbah B3, pestisida. Yang lebih berbahaya lagi, kantong plastik tersebut menggunakan pewarna tekstil.

Berdasarkan kajian Generation Indonesia satu orang di Indonesia membuang 700 sampah kantong plastik per tahun. Jika penduduk Surabaya 3 juta jiwa berarti ada 2,1 miyar sampah kantong plastik. Sebagian besar dipakai sekali. Kurang dari 10% yang bisa didaur ulang. Sisanya akan menumpuk di TPA, di Sungai, bermuara di hutan mangrove atau masuk ke laut. Secara khusus, setiap harinya toko modern mengeluarkan 300 lembar kantong plastik per gerai, di Indonesia ada sekitar 90.000 gerai. Berarti setiap tahun ada 9,85 milyar kantong plastik.

Mengingat hal itu maka perlu dilakukan larangan atau pembatasan pemakaian kantong plastik. Kebijakan Kantong Plastik berbayar merupakan salah satu cara untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. Kebijakan pembatasan/larangan pemakaian kantong plastik sudah diterapkan dibanyak negara. Ada 78 negara yang sudah menerapkan aturan pembatasan/larangan pemakaian kanton plastik. Bentuknya ada yang dikenakan pajak (berbayar), ada yang diberi bonus jika membawa tas kain beruangkai pakai bahkan ada yang didenda atau hukuman penjara.

Kebijakan kantong plastik berbayar terbukti efektif mengurangi pemakaian kantong plastik. Di Wales kebijakan tersebut bisa mengurangi 71% pemakaian kantong plastik. Di Washington DC USA, kebijakan bisa mengurangi sampai 78%. Di Irlandia pajak 15 sen euro bisa mengurangi pemakaian kantong plastik sampai 90%. Di Cina sejak tahun 2008 melarang pemakaian kantong plastik tipis, bahkan menutup semua pabrik kantong pabrik tipis. Setelah 4 tahun, kebijakan tersebut membuat Cina hemat 8,4 juta barel minyak yang selama ini digunakan untuk produksi kantong plastik. Dengan adanya kebijakan kantong plastik berbayar di Indonesia maka diharapkan akan mengurangi pemakaian kantong plastik yang sebagian besar hanya sekali pakai dan menjadi sampah yang akhirnya menumpuk di TPA, sungai, hutan mangrove atau masuk ke laut.

Komunitas Nol Sampah, Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh Nopember dan Pemkot Surabaya bersama beberapa komunitas akan melakukan kampanye kantong plastik berbayar di Car Free Day Darmo. Komunitas yang akan terlibat antara lain The Body Shop, Hilo Green Community (HGC), Cak Ning Surabaya, Bike to Work, Gowes tetap semangat, Bonek Garis Hijau, Gaman, Komunitas Turun Tangan, Siklus ITS, KPPL TL ITS, Earth Hour Surabaya, SMAN 1 Driyorejo Gresik, SMP 4 Surabaya. Kampanye akan dilakukan dengan cara “rampok tas kresek” pengunjung CFD dan tas kresek akan diambil ditukar tas kain yang bisa dipakai berulang kali. Ada 1500 tas kain yang akan dibagikan.

Setelah rampok tas kresek akan dilakukan mulung sampah sepanjang Jl. Darmo dengan iringan musik Patrol Gaman. Terakhir kegiatan akan ditutup dengan membacakan deklarasi Indonesia Bebas 2020 yang isinya :
Sebagai upaya menjaga lingkungan demi generasi mendatang yang lebih baik, Kami, masyarakat Indonesia bertekad mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020.


Kami siap untuk bersama-sama :

1. Mengurangi, memilah dan meletakan sampah pada tempatnya

2. Mengelola sampah secara bertanggung jawab

3. Aktif berperan serta dalam kegiatan pengelolaan sampah yang diselenggarakan oleh pemerintah
Rakyat Indonesia 21 Februari 2016

back to top