Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

TNI akan turunkan 200 personil kawal masa lebaran di Yogyakarta

TNI akan turunkan 200 personil kawal masa lebaran di Yogyakarta

Jogja-KoPi|Komandan Distrik Militer (Dandim) Komando Distrik Militer (Kodim)0734 Letkol Inf Rudi Firmansyah menyatakan akan terjunkan 200 personil dalam operasi pengamanan lebaran di Kota Yogyakarta.

Dandim menjelaskan pihaknya sudah melakukan pembahasan awal pada upaya pengamanan lebaran bersama Kasat Polri Kota. Dari pembahasan awal itu,TNI dan Polri akan menyiapkan penjagaan awal di enam titik rawan di Kota Yogyakarta.

"Kalau posnya sementara ada enam ,meliputi Giwangan,Kebun Binatang,Nol Kilo,Kraton,Banteng, dan pertigaan Teteg. Tempat-tempat ini biasanya yang paling rawan,"katanya saat ditemui di Kodim 0734 Yogyakarta,Rabu (6/6).

Dandim juga menerangkan dari 200 personil TNi tersebut, 36 personil akan disebar dan berjaga di enam pos tersebut. Setiap pos akan diisi minimal enam anggota . Sementara sisanya akan berjaga di Makodim untuk berjaga jika ada panggilan darurat.

Selain pengamanan lewat pos, pihaknya juga akan berjaga untuk pengamanan jalur mudik di Yogyakarta. Beberapa wilayah yang menjadi fokus penjagan seperti di wilayah Giwangan.

"Untuk jalur arus mudik kami biasa siaga di Ringroad, namun kali ini kami juga fokus ke wilayah Giwangan," jelasnya.

Selama pra dan pasca lebaran, pihaknya juga membuka rest area di semua Kodim. Rest Area sendiri akan dibuka dari H-5 lebaran sampai H+5 lebaran.

Terlepas dari pengamanan setiap pos tersebut, TNI masih tetap melakukan pengamanan bersama Polri dari awal bulan Ramadhan sampai lebaran diseluruh kota Yogyakarta.

"Sementara untuk pengamanan keseluruhan kota, kita akan tetap melakukan patroli gabungan, ini sudah kita lakukan dari awal puasa sampai lebaran,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top