Menu
Narsisme Politik dan Arsitektur Kemerdekaan

Narsisme Politik dan Arsitektur Kem…

Dewasa ini, kita sering d...

Komunitas Kali Bersih Magelang: Merdekakan Sungai Dari Sampah

Komunitas Kali Bersih Magelang: Mer…

Magelang-KoPi| Komunitas ...

Mahasiswa UGM ikutkan mobil balap rakitan sendiri ke Kompetisi Internasional

Mahasiswa UGM ikutkan mobil balap r…

Sleman-KoPi|Tim Bimasakti...

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam Tan buat ketan merah putih 17 meter

Peringati HUT RI ke 72 Resto Madam …

Jogja-KoPi|Untuk memperin...

Daging Kurban Disembelih Tidak Benar, Hukumnya Haram

Daging Kurban Disembelih Tidak Bena…

YOGYAKARTA, 15 AGUSTUS 20...

Serah Terima Jabatan Kepala Kantor SAR Yogyakarta

Serah Terima Jabatan Kepala Kantor …

YOGYAKARTA - Senin (14/08...

Penyadang disabilitas merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah

Penyadang disabilitas merasa diperl…

Sleman-KoPi| Organisasi P...

Organisasi Penyandang Difabel ajak masyarakat kawal PP penyandang Difabel

Organisasi Penyandang Difabel ajak …

Sleman-KoPi| Organisasi P...

PCNU Sleman gelar aksi selamatkan Madrasah Diniyah dari Full Day School

PCNU Sleman gelar aksi selamatkan M…

Sleman-KoPi|Koalisi Masya...

Paket umrah 15-17 juta berpotensi tipu calon jemaah

Paket umrah 15-17 juta berpotensi t…

Jogja-KoPi|Kepala Kanwil ...

Prev Next

TNI akan turunkan 200 personil kawal masa lebaran di Yogyakarta

TNI akan turunkan 200 personil kawal masa lebaran di Yogyakarta

Jogja-KoPi|Komandan Distrik Militer (Dandim) Komando Distrik Militer (Kodim)0734 Letkol Inf Rudi Firmansyah menyatakan akan terjunkan 200 personil dalam operasi pengamanan lebaran di Kota Yogyakarta.

Dandim menjelaskan pihaknya sudah melakukan pembahasan awal pada upaya pengamanan lebaran bersama Kasat Polri Kota. Dari pembahasan awal itu,TNI dan Polri akan menyiapkan penjagaan awal di enam titik rawan di Kota Yogyakarta.

"Kalau posnya sementara ada enam ,meliputi Giwangan,Kebun Binatang,Nol Kilo,Kraton,Banteng, dan pertigaan Teteg. Tempat-tempat ini biasanya yang paling rawan,"katanya saat ditemui di Kodim 0734 Yogyakarta,Rabu (6/6).

Dandim juga menerangkan dari 200 personil TNi tersebut, 36 personil akan disebar dan berjaga di enam pos tersebut. Setiap pos akan diisi minimal enam anggota . Sementara sisanya akan berjaga di Makodim untuk berjaga jika ada panggilan darurat.

Selain pengamanan lewat pos, pihaknya juga akan berjaga untuk pengamanan jalur mudik di Yogyakarta. Beberapa wilayah yang menjadi fokus penjagan seperti di wilayah Giwangan.

"Untuk jalur arus mudik kami biasa siaga di Ringroad, namun kali ini kami juga fokus ke wilayah Giwangan," jelasnya.

Selama pra dan pasca lebaran, pihaknya juga membuka rest area di semua Kodim. Rest Area sendiri akan dibuka dari H-5 lebaran sampai H+5 lebaran.

Terlepas dari pengamanan setiap pos tersebut, TNI masih tetap melakukan pengamanan bersama Polri dari awal bulan Ramadhan sampai lebaran diseluruh kota Yogyakarta.

"Sementara untuk pengamanan keseluruhan kota, kita akan tetap melakukan patroli gabungan, ini sudah kita lakukan dari awal puasa sampai lebaran,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top