Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Pembalut mengandung klorin ternyata memicu kanker servix

Pembalut mengandung klorin ternyata memicu kanker servix

Jakarta-KoPi| Klorin yang terdapat dalam pebalut maupun pentyliner ternyata berbahaya. Menurut aturan. Permekes No 472 tahun1996 tentang pengamanan dan pengawasan bahan berbahaya. Mereka menyebutkan bahwa salah satu bahan berbahaya adalah klorin. Klorin merupakan bahan yang bersifat racun dan iritatif.

YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) baru baru ini melakukan penelitian mengenai pembalut dan pentyliner yang beredar di pasar konvensional. Dai 9 pembalut dan 7 pentyliner, klorin yang terdapat didalam sebanyak 5-54 ppm.

Anggota harian YLKI, Ilyani Sudrajat mengatakan bahaya dari kandungan klorin didalam pembalut adalah iritasi pada pengguna. Iritasi yang terdapat di dalam organ intim kewanitaan itu menyebabkan munculnya beragam penyakit.
Terpaparnya alat kelamin wanita oleh pembalut yang secara terus menerus menjadikan ruang sulit bernafas bagi organ intim wanita tersebut. Apalagi jika produk tersebut mengandung klorin, organ intim menjadi iritasi dan memunculkan beberapa penyakit.

“Iritasi yang disebabkan oleh klorin menjadi jalur pembuka yang sangat lebar bagi masuknya beragam virus dan bakteri ganas. Virus ganas seperti HPV ini merupakan penyebab utama kanker servix,” ujar Ilyani.

Ilyani melanjutkan bahwa klorin sebenanya tidak memicu kanker servix secara khusus. Namun, iritasi yang disebabkan oleh klorin menyebabkan pintu masuk bagi kemunculan penyakit kanker servix.

“Sangat jelas efek negatif dari kandungan klorin di dalam pembalut. Hal itu memicu adanya jenis penyakit lain yang akan diderita oleh wanita” lanjutnya.

BACA JUGA: Pampers juga mengandung klorin?

Klorin dalam pembalut, ini loh yang harusnya dilakukan oleh wanita

Klorin itu racun, Kemenkes harus lindungi masyarakat

 Duh, pembalut herbal ternyata lebih berbahaya

back to top