Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Jogja-KoPi| Perum Bulog divisi regional (Divre) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan bahwa persediaan/ stok komoditas utama di bulan puasa dan lebaran aman. Stok komoditas pangan seperti Gula, Beras, dan Minyak Goreng pun masih sangat mencukupi di Gudang Bulog.
"Komoditas yang paling cepat habis selama bulan puasa dan lebaran yaitu Gula, beras, minyak goreng. Semua stoknya pun cukup dan aman," ujar kepala Bulog Divre DIY, Akhmad Kholisun saat ditemui di Kantor Bulog DIY, Senin (21/5).
 
Ia mengimbuhkan bahwa jumlah stok saat ini sudah aman untuk beberapa bulan kedepan. Akhmad pun memaparkan stok beras di Bulog Divre DIY yaitu 9300 ton, stok Gula pasir sebanyak 4000 ton dan Minyak Goreng sebanyak 141.000 liter.
 
"Komoditas lainnya seperti tepung terigu dan telur juga masih banyak. Stok saat ini cukup dan aman untuk beberapa bulan kedepan, apalagi untuk mengantisipasi lonjakan harga di bulan puasa dan lebaran," tambahnya.
 
Sementara komoditas pangan lainnya yang terbilang sedikit adalah daging. Stok Daging di Bulog sendiri saat ini tinggal berjumlah 200 kilogram. Namun, Bulog DIY sudah memastikan akan menerima kiriman daging tambahan sebanyak 4 ton dari Jakarta secepatnya.
 
Selain pengamanan stok, Bulog selama bulan puasa juga akan melakukan Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) dan Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP CBP) untuk memastikan stok beras medium dan stabilisasi harga beras premium. 
 
"Saat ini kondisi harga komoditif pangan cenderung stabil bahkan beras turun. Harga pangan yang naik itu ayam dan telur,"timpalnya.
 
Gerakan stabilisasi Harga Pangan dan operasi pasar cadangan beras pemerintah akan dilaksanakan oleh satgas bulog, distributor bulog, rumah pangan kita ( RPK) dan pedagang. Akhmad pun menekankan pihaknya siap mengirim stok dan mengintervensi jika sampai terjadi lonjakan harga dan kurangnya stok komoditif pangan di pasar selama puasa dan lebaran.
 
"Lebaran ini berapapun yang dibutuhkan pasar maka bulog siap untuk mengirim dan mengintervensi. Stok nya cukup untuk mengantisipasi gejolak harga. Jika ada permintaan tinggi dan kita kekurangan stok, kami akan minta kirimkan dari wilayah lain," pungkasnya.

 

back to top