Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Warga Temon Kulonprogo siap hadapi banding Pemprov DIY

Warga Temon Kulonprogo siap hadapi banding Pemprov DIY

Jogjakarta-KoPi| Setelah hakim PTUN Jogjakarta  memenangkan gugatan masyarakat Kulonprogo dua pekan lalu (25/6) berkaitan dengan rencana pembangunan bandara di Kulonprogo, pihak Pemprov DIY tampaknya akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Menanggapi itu, warga Temon Kulonprogo, dalam hal ini Wahana Tri Tunggal (WTT) menyatakan siap bertahan dan melawan. Demikian Rizky Fatahillah, penasehat hukum WTT menegaskan.

“Kami sudah siap, ini kami dalam posisi menunggu. Warga juga siap menghadapi, mereka mengerti proses perjuangan belum selesai,” papar Rizky melalui pesan teks.

Salah satu anggota Tim Percepatan PT. Angkasa Pura I (PT. AP I), Haryadi tidak banyak komentar ketika dikonfirmasi tentang rencana ini. Sementara pihak Pemrov pun tidak bersedia dimintai keterangan.

“Tahap kontruksi dan pengoperasian menjadi wewenang PT. Angkasa Pura I, tapi keputusan ke MA dilakukan oleh Pemprov karena yang kemarin digugat dan dibatalkan hakim kan IPL Gubernur DIY,” tulis Haryadi.

Seperti telah diberitakan dua pekan lalu,Selasa (25/6/15) Wahana Tri Tunggal, komunitas masyarakat petani berhasil memenangkan gugatan IPL (Izin Penetapan Lokasi) dari Surat Keputusan Gubenur DIY No 68/Kep/2015. Kawasan Temon Kulonprogo yang ditetapkan sebagai pengembangan bandara internasional yang baru, dinilai tidak layak. Kawasan tersebut berpotensi bencana tsunami dan melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah.

back to top