Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Sidang perkara dana Persiba, pemeriksaan Dahono dan Maryani

Dahono menunjukan berita acara dana hibah kepada hakim Dahono menunjukan berita acara dana hibah kepada hakim

Jogjakarta-KoPi| Setelah terlepasnya status tersangka Idham Samawi atas korupsi dana hibah KONI Bantul 2011, sidang melanjutkan pemeriksaan tersangka Dahono mantan bendahara Persiba Bantul dan Maryani pemiliki PT. Trijaya Mandiri penyedia jasa akomodasi tim Persiba Bantul.

Dalam pendakwaannya ketua hakim Barita Saragih mempertegas kembali kewenangan Dahono selaku bendahara Persiba Bantul menerima dana hibah KONI 2011.

Dana hibah KONI 2011 pencairannya dibagi dalam dua termin. Pertama, melalui APBD murni sebesar Rp 8 miliar dan APBD tambahan sebesar 4,5 miliar. Total 12,5 miliar disalurkan pada cabang olahraga bola kaki, voli, tenis dan cabang olaharga lain.

Dahono menjelaskan pemanfaatan dana sesuai dengan tagihan pembayaran yang ada. Secara tegas dirinya menampik dugaan adanya mark up dan pembayaran tagihan fiktif kepada PT. AuliaTrijaya Mandiri.

“Penggunaan dari hibah daerah sesuai perintah manajer (Idham Samawi),” kata Dahono.

Beberapa pertanyaan hakim Barita Saragih menyudutkan posisi Dahono mengenai fungsi dan kewenangan bendahara pencairan dana hibah KONI 2011.

"Dalam kapasitas apa Saudara menerima uang itu (dana hibah), yang punya kuasa semestinya ketua KONI?", tanya hakim Barita Saragih.

Dahono kesulitan menjawab pertanyaan hakim, dirinya hanya menunjukan surat berita acara yang diklaim sebagai surat kuasa penerimaan dana hibah KONI 2011.

Alotnya pemeriksaan juga terjadi pada terdakwa Maryani. Maryani selaku pemilik PT. Aulia mengatakan tidak mengetahui tagihan yang diajukan kepada pihak tim Persiba bisa menggelembung hingga ratusan juta.

“Tidak tahu kalau didanai dari sana,” jawab Maryani mengingkari tuduhan hakim. |Winda Efanur FS|

back to top