Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Sidang perkara dana Persiba, pemeriksaan Dahono dan Maryani

Dahono menunjukan berita acara dana hibah kepada hakim Dahono menunjukan berita acara dana hibah kepada hakim

Jogjakarta-KoPi| Setelah terlepasnya status tersangka Idham Samawi atas korupsi dana hibah KONI Bantul 2011, sidang melanjutkan pemeriksaan tersangka Dahono mantan bendahara Persiba Bantul dan Maryani pemiliki PT. Trijaya Mandiri penyedia jasa akomodasi tim Persiba Bantul.

Dalam pendakwaannya ketua hakim Barita Saragih mempertegas kembali kewenangan Dahono selaku bendahara Persiba Bantul menerima dana hibah KONI 2011.

Dana hibah KONI 2011 pencairannya dibagi dalam dua termin. Pertama, melalui APBD murni sebesar Rp 8 miliar dan APBD tambahan sebesar 4,5 miliar. Total 12,5 miliar disalurkan pada cabang olahraga bola kaki, voli, tenis dan cabang olaharga lain.

Dahono menjelaskan pemanfaatan dana sesuai dengan tagihan pembayaran yang ada. Secara tegas dirinya menampik dugaan adanya mark up dan pembayaran tagihan fiktif kepada PT. AuliaTrijaya Mandiri.

“Penggunaan dari hibah daerah sesuai perintah manajer (Idham Samawi),” kata Dahono.

Beberapa pertanyaan hakim Barita Saragih menyudutkan posisi Dahono mengenai fungsi dan kewenangan bendahara pencairan dana hibah KONI 2011.

"Dalam kapasitas apa Saudara menerima uang itu (dana hibah), yang punya kuasa semestinya ketua KONI?", tanya hakim Barita Saragih.

Dahono kesulitan menjawab pertanyaan hakim, dirinya hanya menunjukan surat berita acara yang diklaim sebagai surat kuasa penerimaan dana hibah KONI 2011.

Alotnya pemeriksaan juga terjadi pada terdakwa Maryani. Maryani selaku pemilik PT. Aulia mengatakan tidak mengetahui tagihan yang diajukan kepada pihak tim Persiba bisa menggelembung hingga ratusan juta.

“Tidak tahu kalau didanai dari sana,” jawab Maryani mengingkari tuduhan hakim. |Winda Efanur FS|

back to top