Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Perlu perbaikan, DPRD Jatim akan rombak sistem pelayanan kesehatan

Perlu perbaikan, DPRD Jatim akan rombak sistem pelayanan kesehatan
Surabaya - KoPi| Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berencana menggodok rancangan peraturan Daerah (Raperda) tentang sistem pelayanan kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di Jawa Timur.
 

Anggota Komisi E DPRD Jatim, M. Eksan di DPRD Jatim, Selasa (8/9) mengatakan Raperda sistem pelayanan kesehatan tersebut masih dalam proses penyusunan oleh Komisi E. Eksan menerangkan, sistem pelayanan kesehatan yang baru itu nantinya akan lebih mengutamakan pelayanan kesehatan preventif. Layanan tersebut akan diberikan terutama pada masyarakat yang belum tercover BPJS.

Lebih lanjut, Eksan juga mengatakan Raperda ini juga akan membahas sistem rujukan secara menyeluruh. Contohnya, jika orang mengalami sakit ringan, ia tidak perlu dirujuk ke RSUD dr. Soetomo, tapi cukup dilayani di rumah sakit tipe C atau tipe B.

"Dengan cara itu, diharapkan masalah overload di RSUD dr. Soetomo dapat dikurangi. Karena itu kami meminta Dinkes Jatim untuk segera menaikan UPT kesehatan di kabupaten/kota di Jatim untuk agar setara dengan Rumah Sakit Umum tipe C dan tipe B," ujar politisi asal Fraksi Nasdem–Hanura tersebut.

Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono juga berharap Raperda sistem pelayanan kesehatan ini dapat memperbaiki sistem pelayanan kesehatan yang ada di Jatim. Raperda ini juga diharapkan mampu menutup kekurangan pelayanan BPJS. 

Ia menjelaskan, sistem pelayanan kesehatan provinsi ini nantinya mengatur pelayanan kesehatan di Jatim secara menyeluruh. "Mulai dari pelayanan kesehatan tingkat satu hingga tingkat tiga seperti di puskesmas, klinik, hingga rumah sakit, diatur semuanya. Termasuk standar mutu dan prosedur pelayanan sehingga antara pasien dan dokter untuk kebaikan keduanya," ujar Agung.

Politisi asal Fraksi Demokrat ini mengatakan untuk realisasi sistem kesehatan provinsi tersebut ditargetkan selesai dibahas akhir Oktober. Selanjutnya Raperda tersebut akan masuk dalam sidang paripurna DPRD Jatim untuk disahkan menjadi Perda. 

back to top