Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Penambangan pasir liar, Polda DIY tetapkan satu tersangka

Penambangan pasir liar, Polda DIY tetapkan satu tersangka

Jogjakarta-KoPi| Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY menetapkan satu tersangka dalam kasus penambangan pasir ilegal di lereng Merapi di Desa Bagnunrejo, Merdikorejo, Tempel, Sleman. Tersangka dengan inisial HA pemilik CV Pakem Sari beralamat di pakem Sleman.

Dalam kasus ini HA telah melanggar pasal 158 UU no. 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, “Setiap orang yang melakukan perusahaan pertambangan tanpa IUP dan IPR dipidana penjara paling lama 10 tahun dan densa paling banyak 10 M”
Hingga kini polisi telah memeriksa 22 orang saksi dan sempat berkoordinasi dengan tiga saksi ahli. Saksi ahli terdiri dari satu ahli pertambangan, satu ahli pidana dan satu ahli titik koordinat.

Sebagai barang bukti polisi telah menyita 4 unit excavator, 3 unit tronton, 2 unit drump truck, buku catatan kerja karyawan, buku catatan keluarnya pasir dan uang saku sopir, nota pembelian solar, nota slip tanda bukti pengiriman pasir, serta pasir di TKP sebanyak 20 ribu kubik.

Menurut Dinas PUP-ESDM DIY, Rani Syamsinarsi mengatakan di DIY ada sekitar 48 perijinan yang sudah diterbitkan dan hanya 6 yang bersih. Hal inilah yang menjadi tantangan menteri ESDM, salah satunya mengawasi beberapa perijinan yang habis atau perijinan yang maish berlaku namun tidak beroperasi.

back to top