Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Menteri ESDM mendapat somasi untuk bekukan aset PTTEP

Menteri ESDM mendapat somasi untuk bekukan aset PTTEP

Kupang-KoPi| Tim Advokasi Skandal Laut Timor (TASLaMor) menyampaikan surat somasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said agar segera membekukan aset dan izin konsesi PT Exploration and Production Public Company (PTTEP) di Indonesia.

Dalam surat somasinya TASLaMor bertanggal 11 Desember 2015 yang ditandatangani pengacara senior asal NTT Frans Dj Tulung, SH selaku Koordinator Tim Advokasi ini yang dibagikan kepada berbagai media dalam dalam dan luar negeri tersebut pada 13 Desember 2015 itu menyatakan atas nama masyarakat/lembaga masyarakat sipil di NTT dan aliansinya sebagai korban akibat dari “Pencemaran Minyak Montara Laut Timor 2009” yang dilakukan oleh PTT Exploration and Production Australasia (Ashmore Cartier) Pty.Ltd (PTTEP AA) menyampaikan SOMASI/PENGADUAN ini agar Pemerintah Republik Indonesia segera membekukan seluruh izin dan aset PTT Exploration and Production Public Company (PTTEP) yang berada di Indonesia.

Dalam surat somasi itu disebutkan bahwa meskipun yang melakukan pencemaran di Laut Timor adalah PTTEP AA merupakan badan hukum tersendiri yang beroperasi di bawah lisensi Pemerintah Australia, tetapi semua kebijakan kelompok usaha itu tunggal.

Anak perusahaan perminyakan seperti PT TEP AA bertindak sesuai kebijakan kelompok usahanya. Dan aturan kelompok usaha PTTEP itu berlaku juga bagi anak perusahaan PTTEP di seluruh dunia termasuk yang berada di Indonesia. Surat somasi tersebut juga melampirkan CSR Policy PTTEP yang diterbitkan oleh Kantor Pusat PTTEP di Bangkok untuk diberlakukan terhadap seluruh kegiatan operasi PTTEP di seluruh dunia, sebagai bukti.

Inti dari surat somasi TASLaMor yang ditembuskan kepada berbagai pihak terkait termasuk PTTEP setebal 4 halaman itu secara sistematis memuat tentang fakta, akibat dari ledakan Anjungan Minyak Montara,Status/Dasar Hukum dan Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat bersama Pemerintah meminta pertanggungjawaban PTTEP AA dan PTTEP.

Pembekuan izin konsesi dan aset ini menjadi alternatif sanksi hingga seluruh proses pertanggungjawaban termasuk ganti rugi sosial ekonomi masyarakat atas pencemaran tumpahan minyak Montara 2009 di Laut Timor dipertanggungjawabkan secara benar oleh PTTEP.

Selain itu, PTTEP ini dianggap tidak memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab atas perbuatannya, juga agar korporasi ini tidak mengulangi lagi perbuatannya di Indonesia.

Adapun izin-izin yang dan aset yang disomasi untuk dibekukan adalah:

PTTEP Malunda Ltd selaku operator tunggal eksplorasi Blok Malunda, Selat Makassar, PTTEP South Mandar Limited selaku operator eksplorasi Blok Mandar Selatan, Selat Makassar, PTTEP Sadang Limited, mitra kerjasama eksplorasi di Blok Sadang, PTTEP South Sageri Limited.
Mitra kerjasama eksplorasi di Blok Sageri Selatan, PTTEP Semai II Limited, mitra kerjasama eksplorasi, di pesisir Papua Barat, Kerjama sama pembelian saham (share purchase agreement/SPA) antara PT Pertamina Hulu Energy, anak usaha Pertamina dengan PTTEP Netherlands Holding Cooperatie U.A.

Anak perusahaan PTTEP untuk mengakuisisi anak usaha Hess di Indonesia yang menguasai 75% participating interest di Blok Pangkah dan Kerjasama pembelian saham (share purchase agreement/SPA) antara PT Pertamina Hulu Energy, anak usaha Pertamina dengan PTTEP Netherlands Holding Cooperatie U.A, anak perusahaan PTTEP untuk mengakuisisi anak usaha Hess di Indonesia 23% participating interest di Blok Natuna Sea A.

Sementara itu ketika dikonfirmasi, Frans Dj Tulung membenarkan tentang langkah somasi yang telah dilakukan demi mempertahankan sebuah kebenaran guna memberikan keadilan bagi masyarakat korban dan Pemerintah Daerah di NTT yang terkena dampak dari petaka tumpahan minyak Montara 2009 di Laut Timor. |Herman|

back to top