Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Jumlah eksekusi hukuman mati di dunia menurun

Jumlah eksekusi hukuman mati di dunia menurun

KoPi|Eksekusi hukuman mati di dunia berdasarkan data dari Amnesty Internasional (http://www.aljazeera.com) kurang lebih mencapai 1.032 orang di 2016, jumlah tersebut turun 37 % dibanding tahun 2015.

Jumlah eksekusi hukuman mati di dunia pada tahun 2016 turun sebanyak 602 terpidana mati atau 37% dari 1.634 orang di tahun 2015. Ini menandakan tahun 2015 masih menjadi angka tertinggi hukuman eksekusi mati sejak tahun 1989.

Negara anggota PBB di tahun 2016 membebaskan sebanyak 89% dari 193 terpidana mati.

Iran sendiri menyumbang 55 persent atau sebanyak 567 terpidana mati dari seluruh hukuman mati di dunia. Sementara itu, 87% jumlah eksekusi mati disumbang oleh Iran, Saudi Arabia, Iraq dan Pakistan dengan rincian, Iran 567 terpina, Iraq 88 terpidana, Pakistan 87 terpidana, dan Saudi Arabia 154 terpidana.

Terdapat penurunan sebanyak 42% di Iran dari 977 terpidana menjadi 567 terpidana. Sementara, Palestina turun 73% .

Eksekusi mati juga turun di Indonesia, Somalia, dan Amerika Serikat. Amerika Serikat sejak 2006 tidak menggunakan eksekutor untuk mengeksekusi mati, beralih pada pemakaian suntikan.

Sedangkan, hukuman mati yang diberikan di tahun 2016 mencapai 3.117 orang di 55 negara, 1.989 di tahun 2015, dan 2. 446 di tahun 2014.

back to top