Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

PLN kekurangan dana perbaikan

PLN kekurangan dana perbaikan
Beberapa kali PLN memadamkan listrik bergiliran di wilayah kota Yogyakarta. Alasannya perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur. Untuk skala yang lebih besar PLN melakukan “gropyokan” yang melibatkan banyak vendor. Namun hal itu belum sepenuhnya dilakukan karena terkendala dana.

Yogyakarta-KoPi| Gropyokan atau pemeliharaan yang dilakukan sebatas penebangan pohon, penertiban, dan perbaikan kawat listrik. Sehingga PLN menghimbau kepada masyarakat agar memaklumi kondisi tersebut.

Seperti yang diututurkan oleh Bambang Eko, PLN mengklaim masalah pemadaman murni perbaikan dan pemeliharaan. Proses perbaikan ini masih berjalan hingga kini. PLN juga berharap agar ada dana tambahan untuk perbaikan.
   
“Untuk suplai dana tahun 2014 saja bisa dikatakan investasi nol. Kita belum bisa bergerak lebih jauh. Kita tidak bisa melakukan perbaikan untuk investasi dan pemeliharaan lagi. Seperti di beberapa titik Gardu Induk, kawatnya sudah sangat tua. Untuk dana, Kita mungkin bisa mengusulkan dana ke DPR, tetapi PLN di bawah BUMN, mereka yang bisa memberikan dana”, tutur Bambang.

Sementara itu komisi C DPRD ketika coba ditemui untuk konfirmasi tidak bisa memberikan keterangan karena mengaku tengah melakukan kunjungan kerja ke Sleman. |Winda Efanur FS|

back to top