Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Lihat yuk perang cyber, dahsyat deh..

Lihat yuk perang cyber, dahsyat deh..

KoPi| Sejak Juli 2015 lalu dunia maya ramai dengan apa yang disebut sebagai perang global dunia maya atau real-time attack. Di dalam sebuah peta grafis terlihat cahaya warna-warni yang memperlihatkan serangan di seluruh dunia cyber antara Amerika dan Tiongkok.

Norse, sebuah perusahaan keamanan dan intelejen di dunia membuat cara untuk melihat serangan malware pada sistem secara nyata. Norse melakukan upaya preventif atau pencegahan dan memberikan peringatan bagi pelanggan mereka dan memblokir serangan cyber melalui pelacakan IP.

Wakil presiden Norse mengatakan bahwa serangan yang terlihat pada peta sebenarnya serangan pada infrastruktur Norse itu. Norse memiliki database terbesar di dunia yang menyerang cyber. Delapan juta sensor dikerahkan di seluruh dunia meliputi 47 negara. Jadi, pada dasarnya Norse membuka diri untuk serangan, mendeteksi IP, melakukan hal tersebut dan akhirnya melakukan pengamanan.

Hal yang menarik dari ucapan Jeff Harrell adalah:

"Ini cuma kurang dari 1% dari data yang kami terima dalam waktu tertentu. Pada dasarnya, browser Anda akan membeku jika Norse mencoba untuk menunjukkan segalanya. Ini artinya apa yang terlihat oleh orang-orang dimanapun hanyalah sebagian kecil dari serangan yang sebenarnya terjadi."

Norse adalah perusahaan global yang menyediakan keamanan untuk lembaga keuangan besar dan perusahaan berteknologi tinggi. Perusahaan ini juga memiliki kesepakatan dengan berbagai instansi pemerintah termasuk kontrak $ 1.900.000 dengan Departemen Energi.

Lihat cyber war secara real-time disini.

back to top