Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kapal Pembangkit Listrik Karadeniz Telah Beroperasi Di Ambon

Kapal Pembangkit Listrik Karadeniz Telah Beroperasi Di Ambon

13 April 2017 - Kapal Pembangkit Listrik Karadeniz atau Karadeniz Powership Yasin Bey Marine Vessel Power Plant (MVPP) telah beroperasi di Ambon sejak 1 April 2017. Kapal berdaya 120 MW ini akan memasok listrik ke sistem interkoneksi kelistrikan di kawasan Maluku.

COD (Commercial Operation Date) atau Tanggal Operasional dari kapal pembangkit listrik Yasin Bey dimulai pada 1 April 2017 dan langsung beroperasi secara penuh sejak saat itu.

Seluruh persiapan administrasi dan keamanan sudah diselesaikan untuk mendukung beroperasinya Kapal Pembangkit dari mulai ‎terhubung ke jaringan listrik hingga menghasilkan tenaga listrik.

“Kar Powership bekerja sama dengan PLN untuk memastikan sinkronisasi secara cepat agar proyek ini dapat beroperasi segera sehingga‎ mampu mendistribusikan daya listrik kepada seluruh masyarakat wilayah Ambon.” ujar Ufuk Berk, di Jakarta, Kamis (13/4).

Ufuk menambahkan Yasin Bey adalah Kapal Pembangkit ketiga yang akan beroperasi di Indonesia setelah Zeynep Sultan yang telah beroperasi di Amurang, Sulawesi Utara dan Gökhan Bey di Bolok, Kupang.

“Selain itu, akan terdapat dua kapal pembangkit lainnya yang akan dikirim ke Belawan (Sumatera Utara) dengan ukuran dan kapasitas terbesar yakni 240 MW serta Lombok (Nusa Tenggara Barat) dengan kapasitas tenaga listrik 60 MW.” Kata Ufuk.

Yasin Bey, sama seperti kapal pembangkit listrik Zeynep Sultan dan Gokhan Bey, mampu memberikan daya listrik yang lebih murah karena mesinnya lebih efisien dan dapat beroperasi dengan HFO (Heavy Fuel Oil), yang jauh lebih murah daripada HSD (High Speed Diesel). Selain itu, kapal ini juga bersifat fleksibel dalam hal bahan bakar karena dapat beroperasi dengan keduanya baik LNG dan HFO. Fleksibilitas ini akan membantu PLN guna mengoptimalkan pembauran energi.

Salah satu hal yang terpenting adalah kapal pembangkit listrik ini tidak perlu pasokan listrik eksternal (black start), sehingga teknologi ini sangat cocok digunakan untuk memasok listrik ke pulau-pulau yang beban listriknya berfluktuasi.

Yasin Bey dioperasikan oleh PT Kar Powership Indonesia, anak perusahaan Karpower Internasional di Turki. PT Kar Powership, juga berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia, dan akan meningkatkan peran serta kemampuan masyarakat lokal.

***

Tentang PT KAR POWERSHIP INDONESIA

PT Kar Powership Indonesia adalah anak perusahaan dari Karpowership, pemilik tunggal, operator dan pembangun armada Kapal Pembangkit (pembangkit listrik terapung) yang pertama di dunia. Sejak 2010, sebanyak tiga belas Kapal Pembangkit telah selesai dibuat dengan total kapasitas yang terpasang melebihi 2,700 MW. Kapal Pembangkit tambahan kapasitas 5,000 MW sedang dalam proses pembuatan ataupun sedang dalam proses menunggu.

Kapal Pembangkit telah memasok 15% untuk Irak Selatan, 27% wilayah Lebanon, 22% wilayah Ghana, 16% untuk Zambia, 31% wilayah Sulawesi Utara 54% Nusa Tenggara Timur, 100% Ambon dengan jaringan total listrik di Indonesia dari tiga Kapal Pembangkit yang telah dijadwalkan untuk disebarkan di seluruh kepulauan Indonesia pada kuartal pertama tahun 2017.

Hingga hari ini, Karadeniz memiliki lebih dari 2.000 karyawan dan terus berkembang melalui energi terbarukan, Kapal Pembangkit dan solusi inovatif penyediaan energi lainnya.

back to top