Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Indonesia defisit energi 600 ribu barel Featured

Indonesia defisit energi 600 ribu barel
Jogjakarta-KoPi| Indonesia tengah mengalami krisis energi. Darurat permasalahan energi mengalur dari hulu hingga hilir.Komunitas dan aktivis lingkungan serius menyoal krisis energi mengadakan sarasehan bersama di Djendelo Cafe, Jogja (20/5) pukul 18.00 WIB.
 
Menurut Presiden "Together Save Energi Community " Hendarko Hinu, Indonesia menggantungkan pada energi tak terbaharukan. Sementara untuk pemanfaatannya sumber daya ini harus melalui campur tangan asing, Indonesia belum mampu mengelola secara mandiri.
 
"Indonesia selalu menggantungkan pada energi minyak bumi yang tidak bisa diperbarui, kondisinya produksi minyak indonesia 700 ribu barrel per hari, faktanya masyatakat butuh 1,3 juta barrel per hari , jadi ada defisit sekitar 600 ribu barrel sehingga pemerintah harus impor," papar Hinu.
 
Hinu mengajak masyarakat untuk sadar terhadap menipisnya cadangan energi konvensional. Upaya bersama menggalakan sumber daya terbarukan.
 
Peta pemanfaatan minyak Indonesia saat ini bergeser ke wilayah timur Indonesia. Pasalnya kandungan energi wilayah barat sudah habis. Namun kendalanya cadangan minyak di wilayah timur sangat dalam yang mengakibatkan biaya eksplorasi.
 
"Selama ini Indonesia masih bergantung dan tidak punya cadangan lain Indonesia bakal kiamat. Ada datanya Minyak habis 20 tahun, gas habis 70 tahun, batu bara 100 tahun. Yang perlu diwaspadai minyak bumi yang bentar lagi habis" papar Hinu.
 
Sebagai solusi komunitas " Together Save Energi Community " mengenalkan energi alternatif dari Biomassa, nuklir dan panas bumi.
 
Pemanfaatan ketiga energi tersebut sudah diterapkan di wilayah Indonesia seperti energi panas bumi di satu daerah di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.
 
Namun Hinu mengakui belum ada regulasi pemerintah guna mendukung energi alternatif panas bumi. Serta masih sangat minim riset di bidang energi. | Winda Efanur FS|
back to top