Menu
Montara Task Force harus ambil alih penecemaran Laut Timor

Montara Task Force harus ambil alih…

Kupang-KoPi| "Montara T...

Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Prev Next

Turunkan harga Pertamax, Pertamina dorong masyarakat kurangi konsumsi Premium

Turunkan harga Pertamax, Pertamina dorong masyarakat kurangi konsumsi Premium
KoPi | Pemerintah tampaknya terus berusaha mendorong masyarakat agar tidak lagi menggunakan bahan bakar jenis Premium. Dengan semakin terjangkaunya harga BBM beroktan di atas 90, masyarakat diharapkan mengurangi konsumsi BBM bersubsidi.
 

PT Pertamina hari Minggu kemarin (15/5) kembali menurunkan harga BBM non-subsidi. Harga BBM jenis Pertamax turun Rp 200 per liter (Pulau Jawa, Madura, Bali) dan Rp 300 (daerah lain). Di Kota Surabaya sendiri, dengan adanya penurunan harga tersebut, harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp 7.450 per liter. 

Sedangkan harga Pertamax Plus juga turun Rp 200 di Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, serta turun Rp 300 di daerah lain. Sementara itu, harga Pertamina Dex turun sebesar Rp 300 di semua daerah di Indonesia yang menyediakan bahan bakar tersebut.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dalam press release hari Minggu (15/5) menyebutkan, penetapan harga Pertamax tersebut merupakan kebijakan korporasi yang dilakukan secara berkala mengikuti tren harga minyak mentah dunia.

Harga Solar/Biosolar nonsubsidi juga mengalami penurunan sebesar Rp 300 per liter. Contohnya, untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten BBM jenis tersebut turun dari Rp 6.950 menjadi Rp 6.650 per liter. 

"Selain karena rendahnya harga minyak, langkah penurunan harga ini merupakan wujud apresiasi perusahaan kepada konsumen," ujar Wianda dalam press release tersebut. Ia mengatakan, selama musim liburan lalu, konsumsi BBM jenis Pertamax melonjak hingga 30 %. Hal itu menunjukkan bahwa konsumen semakin memiliki kesadaran akan kesesuaian spesifikasi bahan bakar dengan kendaraan. 

 

back to top